Pesan Kapolda Metro Jaya, Maling Juga Harus Dihargai Hak Asasinya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bakal membenahi tim khusus yang dimiliki tiap-tiap polres. Fadil Imran menekankan utamanya adalah Sumber Daya Manusia (SDM), selain dari segi peralatan.

Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan kepada Tim Tindak DitSabhara Polda Metro Jaya dan Polres jajaran. Sambutan diunggah dalam bentuk rekaman video di akun instagram @kapoldametrojaya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Fadil Imran meluruskan isu yang beredar terkait kelanjutan tim khusus seperti Jaguar, Tim Rainmas Backbone, dan Tim Pemburu Preman. Fadil mengatakan, tim semacam itu akan tetap ada.

"Saya luruskan pada kesempatan ini tim itu tidak saya bubarkan tim itu tetap ada tim itu akan saya tingkatkan," kata Fadil seperti dikutip, Kamis (4/11/2021).

Fadil menerangkan, ia sedang membuat sebuah konsep yang bernamakan dream team. Karena itu, ia akan memperbaiki struktur, kultur, peralatan dan aspek-aspek pendukung lain.

"Nanti kita bangun semua bawa ke SPN Lido kita didik perspektif tentang HAM, persepektif tentang kejahatan, perspektif tentang komunikasi, publik speaking, persepektif tentang transformasi organisasi," ujar Kapolda Metro Jaya itu.

Fadil juga menyinggung pentingnya menghormati hak asasi manusia tanpa memandang latar belakang dari individu itu sendiri. "Semangat untuk menghormati hak asasi ini semakin besar, saudara-saudara jangankan orang baik, maling pun harus kita hormati hak asasinya, tersangkapun harus kita hargai dan junjung tinggi haknya," ujar dia.

Kapolda Metro Bentuk Dream Team: Kawal Masyarakat Supaya Boboknya Tenang

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran (kanan)
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran (kanan)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berencana membentuk tim khusus untuk menyikapi tuntutan masyarakat Jakarta terkait keamanan pada malam hari. Tim dimaksud diberi nama 'Dream Team' yang berpatroli pada malam hari di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Lalu banyak masukan melalui media sosial untuk mengantisipasi kejahatan pada malam hari. Saya berencana akan membuat sebuah Dream Teams yang akan melahirkan heroes-heroes baru untuk mengawal masyarakat supaya boboknya (tidur) tenang," katanya di Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Fadil Imran mengatakan, tim itu akan diberikan pelatihan. Kemampuan mengemudi, kemampuan pengetahuan tentang HAM kemampuan tentang komunikasi, dan kemampuan tentang kejahatan.

"Saya rencananya akan mengumpulkan patroli roda dua nanti saya akan berikan pelatihan khusus saya akan siapkan helmnya, kendaraannya, senjatanya. Kemudian kami juga akan siapkan SOP-nya juga supaya jangan ada lagi ada Jaguar, Kobra, apalagi itu tim ketupat sayur, tim lele apa itu macam-macam," kata Fadil.

Fadil berniat mengumpulkan mereka pada pekan depan. Dia menekankan bahwa tugas mereka hanya dari pukul 10.00 malam sampai 05.00 Subuh untuk berkeliling mengamankan Ibu Kota dari aksi tawuran, balap liar yang mengganggu keselamatan di malam hari.

"Jadi dia tugasnya hanya jadi polisi di malam hari. Nanti silakan kalau televisi mau meliput kegiatannya karena kemampuannya sudah kita latih standar dan peralatannya sudah kita tentukan SOP sudah kita buat, kita nggak takut lagi dia aneh-aneh di lapangan," katanya.

Menurutnya tim yang dilatih bakal memahami konsepsi tentang hak asasi manusia (HAM). Hal ini agar tak berujung pada debat kusir bilamana hendak memeriksa seseorang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel