Pesan Kapolri ke Anak Buah: Laporan Masyarakat Tak Lengkap Jelaskan Jangan Ditinggal

Merdeka.com - Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku masih banyak mendapat keluhan dari masyarakat terkait kinerja kepolisian. Keluhan masyarakat itu terkait laporan maupun aduan masyarakat tak dilayani baik jajaran Kapolres hingga Kapolda.

"Saya sampai saat ini masih menerima banyak laporan laporan saya terima karena tidak dilayani baik oleh Kapolres tidak dilayani dengan baik oleh Kapolda," kata Sigit dikutip melalui akun instagram @listyosigitprabowo, Jumat (28/10).

Menurut Sigit, karena tak mendapat pelayanan baik, banyak masyarakat yang mengadu langsung kepadanya dan langsung ditanganinya. Maka dari itu, dia meminta untuk mencontoh pelayanan yang baik darinya.

"Sehingga mau tidak mau mereka lapor ke Kapolri dan saya terima. Jadi kalau saya masih mau seperti itu tentunya harapan saya teman-teman juga melakukan hal tersebut melebihi," imbuh dia.

Instruksikan Anggota Beri Pelayanan Baik

Instruksi itu disampaikan Sigit agar seluruh jajarannya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Karena polisi yang sehari-hari berhadapan dengan masyarakat secara langsung di lapangan.

Oleh karena itu, Sigit menekankan salah satu cara memberikan pelayanan baik adalah menindaklanjuti setiap laporan masyarakat yang masuk dengan komunikasi baik.

"Sehingga tentunya tidak semuanya kita lakukan tapi terkait dengan kesulitan-kesulitan tersebut dikomunikasikan. Sehingga kemudian masyarakat bisa memahami dan saling mengerti dan kemudian kita bisa saling melengkapi," ujar mantan Kabareskrim tersebut.

Jenderal polisi bintang empat ini mencontohkan terkait laporan masyarakat yang setelah masuk proses ternyata alat bukti tidak cukup untuk kasus dinaikkan ke tahap penyidikan. Sigit meminta anggota menjelaskan kepada pelapor agar memahami prosedur laporan tersebut.

"Jelaskan jangan kemudian malah ditinggal pergi. Ditelepon, teleponnya dirijek, ditelepon teleponnya diangkat kita marah-marah jadi hal-hal seperti itu tolong dihilangkan. Jadi biasakan untuk rekan-rekan jangan menghindar dari hal-hal tersebut," kata Sigit. [gil]