Pesan Lettu Rhesa Sigar Ponakan Prabowo Awak KRI Nanggala ke Nasthasia

Siti Ruqoyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Salah satu awak KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perariran Bali beberapa waktu lalu ternyata saudara dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yakni Lettu Rhesa Tri Utomo Sigar. Rhesa jadi satu di antara 53 awak yang ada di kapal selam tersebut.

Jauh sebelum dinyatakan gugur dalam bertugas, Rhesa yang sudah memiliki istri bernama Nasthasia itu pun ternyata sudah menitipkan pesan rahasia. Rhesa meminta istrinya harus siap dengan segala resiko terhadap pekerjaan suaminya itu.

Dikutip VIVA, Minggu 2 Mei 2021 dari akun Instagram @a.nasthasia, dia menceritakan betapa bangga dirinya menjadi istri TNI.

Lettu Laut (T) Anm. Rhesa Tri Utomo Sigar, S. Tr. Han. Selamat atas kenaikan pangkatnya, suamiku! km keren bgt bisa dapet piagam gelar, tanda jasa & kepahlawanan! aku bangga bgt jd istri seorang pahlawan," tulis Nasthasia di akun Instagramnya.

Nasthasia juga ingat betul pesan suaminya untuk menjadi pribadi yang selalu bersyukur apapun kondisinya serta jangan mudah mengeluh akan sesuatu.

Dia bahkan menceritakan selalu diberi film tentang kapal selam untuk mengerti kondisi pekerjaan Lettu Rhesa di laut. Namun dia mengaku takut menonton film tersebut. Tetapi perlahan dia mulai memahami.

"Kamu harus ngerti. biar kamu paham, ini resiko pekerjaanku, klo ini terjadi sewaktu-waktu sm aku, kamu udah harus siap. jgn banyak ngeluh ya, disinilah aku bisa cari uang,” kata dia.

Sebelumnya, Prabowo dalam instagram resminya menyebut jika Lettu Resha yang ada di KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali itu masih saudara ibu nya.

Kapal selam KRI Nanggala-402 yang membawa 53 awak kapal dinyatakan tenggelam pada Rabu dini hari, 21 April, di perairan utara Pulau Bali saat latihan penembakan torpedo. Setelah proses pencarian, pada Minggu, KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.

Kapal selam buatan Jerman itu ditemukan tenggelam di kedalaman 838 meter di perairan utara Pulau Bali. Saat ditemukan oleh tim pencari, badan KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian yang terlepas dari badan utama kapal selam, badan utama kapal, dan bagian belakang kapal yang tidak berbadan tekan.