Pesan Megawati untuk Pengurus PDIP se-Indonesia, dari Prokes hingga Pilpres

·Bacaan 2 menit
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meresmikan Rumah Budaya PDIP. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, mengikuti halal bihalal virtual dengan pengurus partai dan organisasi sayap partai dari seluruh Indonesia.

Sejumlah pesan disampaikan oleh Megawati. Dari soal pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, kewajiban mengikuti protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19, hingga Pilpres 2024.

Megawati menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan halal bihalal dengan Presiden Jokowi. Presiden datang ke kediamannya di Teuku Umar pada dua hari yang lalu. Presiden RI Kelima itu mengaku banyak bicara soal mudik Lebaran 2021.

"Saya dan Pak Jokowi sama-sama prihatin bagaimana kedisiplinan terhadap prokes menurun. Hal itu terlihat saat mudik," kata Megawati dalam keterangannya, Rabu (19/5/2021).

Bagi politikus PDIP ini, pemerintah dinilai telah bertindak tepat dan bersikap baik ke rakyat. Sebab pemerintah tidak hanya bekerja keras untuk memperkuat proses pencegahan virus, namun juga memperkuat perawatan di Puskesmas dan rumah sakit.

"Kita jangan sampai kendor berdisiplin seperti terlihat di India dimana penyebarannya sangat luas. Seluruh kader dan anggota partai harus berdisiplin dan sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah," urai Megawati.

"Saya sendiri memberi contoh, taat pada keputusan pemerintah untuk menjaga prokes. Saya sudah lebih dari 1 tahun 3 bulan tidak kemana mana," tambahnya.

Megawati: Jangan Korupsi

Ketua PDIP ini sempat juga menyinggung tanggung jawab partai pada bangsa dan negara. Megawati menunjukkan semangatnya untuk terus memimpin partai dengan benar dan menghindari korupsi.

"Saya tak kuat mendengar jika ada yang ditangkap karena korupsi. Mencoreng nama partai. Harus ingat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Karena itulah jangan korupsi!," ujar Megawati mengingatkan.

Megawati lantas menyinggung soal target kemenangan tiga kali berturut-turut di Pemilu 2024 nanti.

"Anda mengatakan tadi kalau Anda siap. Kalau begitu, ayo. Karena saya akan awasi. Akan saya evaluasi tiap akhir tahun. Dari bawah sampai DPP saya loh. DPP saja saya evaluasi. Bukan hanya DPD dan DPC saja. Kalau Anda tak laksanakan perintah Partai, lebih baik kirim surat mundur, diganti," tegasnya.

"Kembali, kita harus bekerja keras, kalau kita ingin kita menang lagi di 2024," pungkas Megawati.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa pesan Megawati di halal bihalal virtual ini akan terus digemakan kepada seluruh kader, khususnya menyangkut kedisiplinan prokes pencegahan covid dan kerja keras agar menang di pemilu tiga kali berturut-turut. Yakni di pemilu 2014, 2019, dan nantinya di 2024.

"Dalam halal bi halal itu saya juga melaporkan bagaimana selama bulan Ramadhan, Partai setiap hari sepanjang bukan puasa mengadakan kegiatan sahur dan buka puasa dengan menggali api semangat Para Wali Songo. Partai juga mengundang para kyai, tokoh dan cendekiawan Islam untuk berdialog tentang Islam sebagai rahmatan lil alamin," tegas Hasto.

Saksikan video pilihan di bawah ini: