Pesan Persatuan Diusung Kemenpora pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Pemuda Indonesia memiliki peran yang cukup penting dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia. Disatukan dalam sebuah sumpah yang disebut Sumpah Pemuda, pemuda Indonesia berikrar untuk mengaku bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan bahasa persatuan, Indonesia.

Untuk memeringati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengusung pesan tersirat dalam tema yang diusung.

"Saya berpesan agar para pemuda kita bersatu dan bangkit. Kita tidak boleh tercerai berai. Meskipun berbeda, kita harus tetap satu, semangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Tanpa persatuan, kita tidak akan bisa, makanya harus bersatu lalu kita bangkit," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin.

Menpora RI Zainudin menegaskan semangat persatuan menjadi sesuatu yang mutlak terlebih di masa pandemi COVID-19. Semangat gotong royong menjadi hal penting yang perlu dijunjung untuk menghadapi masalah global ini.

Logo terbaru Sumpah Pemuda

Seperti dikutip dari laman Menpora, Hari Sumpah Pemuda ke-92 akan diperingati dengan mengusung tema "Bersatu dan Bangkit". Tema ini direpresentasikan dalam logo Sumpah Pemuda yang membentuk angka 92 dengan beberapa warna.

Pemilihan beberapa warna ini menggambarkan keberagaman Indonesia dalam agama, suka, ras, dan bahasa. Sementara pada angka 9 menggunakan warna biru dan hijau yang menggambarkan lautan dan pertanian Indonesia.

Konsep logo Sumpah Pemuda sengaja dibuat menyambung untuk melambangkan semangat persatuan dan gotong royong untuk melawan pandemi COVID-19. Kesan tegas ditampilkan pada bentuk huruf Sumpah Pemuda yanng menggambarkan sifat pemuda yang energik dan aktif.