Pesan Risma kepada Generasi Muda Surabaya untuk Cegah Corona COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) kembali mengingatkan warga Kota Pahlawan terutama generasi muda untuk mewaspadai virus corona baru yang menyebabkan COVID-19. Imbauan tersebut kali ini ia sampaikan kembali lewat vlog.

Risma meminta generasi muda kota Surabaya untuk menjaga kebersihan. Hal ini mengingat generasi muda juga rentan COVID-19. Risma pun mengingatkan warga Surabaya untuk tidak meremehkan COVID-19.

"Jadi virus corona tidak tahu apa yang terjadi karena sampai sekarang belum ada obat untuk obati virus COVID-19. Jadi saya minta anak-anak semua, jaga kebersihan karena sekarang ini anak muda itu yang rentan karena fisiknya kuat. Tidak merasakan gejala itu karena masih kuat," ujar Risma lewat vlognya yang dikutip dari twitter @Surabaya, Senin (23/3/2020).

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Surabaya untuk tidak meremehkan COVID-19. Ia mengingatkan bila ditemui gejala COVID-19 untuk segera periksa.

"Kalau badan kalian sakit, kalian pilek, batuk dan sesak langsung periksakan jangan menunda, gejala di badan mungkin bukan COVID-19 tapi harus berani periksakan diri,” ujar dia.

Selain itu, Risma juga tak berhenti untuk mengingatkan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan minimal 20 detik. Cuci tangan tersebut dengan memakai sabun. “Jangan usap mata, mulut dan hidung sebelum kita cuci tangan atau pakai hand sanitizer,” tutur dia.

 

Imbauan Risma

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma) hadiri pertunjukan kesenian bertajuk “Sawunggaling Anak Dunia”. (Foto:Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Ia mengimbau generasi muda Surabaya untuk mengurangi begadang, merokok. Masyarakat juga diimbau menerapkan pembatasan sosial atau sosial distancing.

"Selalu jaga jarak ini bukan sok akrab. Jaga kesehatan dengan jaga jarak minimal satu meter baik duduk dan berdiri. Kalau virus ada yang terkena bisa dihindari karena itu harus jaga jarak di mana kita berada, antrean, di mobil jangan banyak, berboncengan di belakang punggung,” ujar dia.

Risma menuturkan, untuk sementara ibadah di rumah, mengurangi tempat pertemuan. Ia juga meminta masyarakat di Surabaya untuk berdoa pada malam hari untuk terhindar dari musibah apapun termasuk virus.

"Anak-anak semua, warga kota Surabaya berdoa kalau malam di rumah masing-masing untuk keluarga dan seluruh warga kota terhindar dari musibah apapun virus,” kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini