Pesan Sri Mulyani di Hari Oeang: Jangan Saling Menyalahkan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Indonesia memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) pada 30 Oktober 2020. Sekitar 74 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 30 Oktober 1946, Indonesia menggunakan uang resmi, Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai bentuk kedaulatan bangsa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, terbitnya ORI juga menjadi penanda lahirnya institusi pengelola keuangan dan kekayaan negara, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kendati dirayakan pada suasana yang berbeda, Sri Mulyani menegaskan, pada HORI tahun ini, seluruh insan Kemenkeu harus tetap bekerja dengan maksimal untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 dengan berbagai cara, mulai dari beradaptasi dengan perubahan hingga melanjutkan upaya reformasi struktural.

"Meringankan beban mereka yang terdampak, beradaptasi dan responsif dengan perubahan yang mendadak, mempercepat pemulihan ekonomi nasional, serta melanjutkan kembali upaya reformasi struktural untuk menjadi negara maju," ujar Sri Mulyani dalam postingan akun Instagram resminya @smindrawati, Minggu (1/11/2020).

Sri Mulyani juga mengingatkan seluruh pihak untuk tidak mencari dan terus menerus menyalahkan satu sama lain, melainkan melihat krisis sebagai sesuatu yang perlu diselesaikan dari sudut pandang berbangsa dan bernegara.

Tidak hanya memperbaiki krisis, namun di saat yang bersamaan, seluruh pihak juga harus terus membangun Indonesia menjadi bangsa yang lebih kuat ke depannya.

"Untuk kemudian bertindak memperbaiki, mereformasi, dan memformulasikan langkah-langkah yang tepat, tidak hanya untuk mengatasi krisis namun sambil terus membangun fondasi negara menjadi lebih kuat," jelas dia.

Pada akhirnya, pada HORI tahun ini, dirinya berharap agar pihaknya selalu diberi kekuatan dan kelancaran oleh Tuhan dalam menjalankan amanah untuk menjaga keuangan Indonesia.

"Semoga Allah SWT selalu memberikan ridho dan kekuatan, serta menunjukkan jalan yang benar bagi kita dalam menjalankan tugas sebagai pengemban amanah Nagara Dana Rakca atau Penjaga Keuangan Negara," ujarnya.

Sri Mulyani Ajak Anak Buah Doakan Rekan Kerja yang Meninggal Akibat Covid-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2020). Sri Mulyani memastikan pencairan bantuan Rp 600 ribu bagi para pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta akan dimulai pekan ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2020). Sri Mulyani memastikan pencairan bantuan Rp 600 ribu bagi para pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta akan dimulai pekan ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka sambutan Peringatan Hari Oeang ke-74 dengan mengajak peserta upacara untuk sejenak berdoa. Menengang kepergian korban meninggal akibat terpapar virus corona yang tengah mewabah di seluruh dunia.

"Saya ingin mengajak kepada rekan semua untuk berdoa bersama untuk rekan kerja, keluarga maupun kerabat kita yang telah mendahului kita karena terkena Covid-19," kata Sri Mulyani saat menjadi inpektur upacara Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke-74, Jakarta, Sabtu (31/10).

Dia melanjutkan pandemi Covid-19 ini merupakan sebuah duka yang mendalam bagi semua orang. Meski ditengah duka, Sri Mulyani ingin semua pihak tetap bisa melalui dan menghadapi pandemi dengan saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.

Sri Mulyani meminta semua pihak terus menerapkan disiplin protokol kesehatan. Memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

"Semoga kita semua dapat melalui bersama dengan terus saling mendukung dan menguatkan dan terus menerapkan disiplin penerapan protokol kesehatan," kata dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta kedukaan yang dialami keluarga Kementerian Keuangan ini tidak terulang lagi. "Semoga kedukaan kita semua tidak terulang lagi," sambungnya.

Dia berharap mereka yang saat ini sedang berjuang melawan virus corona di tubuhnya segera kembali pulih. Sehingga bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Dia juga mengajak peserta upacara mengambil hikmah dari pandemi Covid-19 ini. Tak lupa Sri Mulyani mengajak peserta upacara berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar kondisi Indonesia yang saat ini segera membaik.

"Marilah kita semua bersama-sama meminta kemurahan kepada yang maha kuasa agar kondisi bangsa semakin membaik dan kita bisa memetik hikmah dan belajar dari pandemia yang sedang kita hadapi dan akan terus kita tangani," kata Sri Mulyanimengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video di bawah ini: