Pesan Sri Mulyani ke Jajaran Kemenkeu: Kawal Ekonomi Sampai Kembali Normal

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta jajaran Kementerian Keuangan untuk mengawal pemulihan ekonomi nasional. Ada berbagai macam tantangan yang bisa datang kapan saja dalam mengejar momentum pemulihan ekonomi.

"Tugas kita masih sangat menantang hari ini dan ke depan. Mengawal pemulihan ekonomi yang tidak selalu mudah dan mulus," kata Sri Mulyani dalam Acara Silaturahmi Daring Idulftri 1443 Hijriah, Jakarta, Rabu (11/5).

Pekerjaan rumah yang telah menanti yakni mengembalikan lagi kesejahteraan masyarakat. Sehingga kualitas hidup terus membaik yang dampaknya akan memperbaiki perekonomian Indonesia.

"Sehingga kita mampu untuk bertahan karena dunia ini sekarang sedang mengalami guncangan krisis yang tidak mudah," ungkap dia.

Untuk itu, Sri Mulyani berharap seluruh pegawai Kemenkeu berkontribusi menghadapi tantangan global yang berimbas pada makroekonomi, serta memengaruhi keuangan dan ekonomi negara. Selain itu, momen Idulfitri dapat dijaga untuk menciptakan suasana Kemenkeu yang positif dan lebih baik.

"Tugas kita bersama mengawal pemulihan ekonomi. Pandemi harus kita kawal sampai betul-betul kembali normal dari pandemi, endemi, dan normal," kata dia.

Halal Bihalal Pertama

Sebagai informasi, untuk pertama kalinya selama pandemi, Sri Mulyani merayakan dan mengadakan acara halal bihalal dengan jajaran Kementerian Keuangan secara hybrid. Dalam pertemuan tersebut dia hadir secara fisik untuk menyapa sebagian anak buahnya.

Sri Mulyani juga berdialog dengan perwakilan Kemenkeu yang bertugas di daerah, Pegawai Tugas Belajar. Termasuk keluarga dari pegawai Kemenkeu yang meninggal terkena virus Covid-19.

Dia bersyukur karena dapat merayakan Idulfitri di tahun ini dengan bertemu dan bersilaturahmi secara fisik. Namun hal ini tidak menjadikan jajaran Kemenkeu lupa bahwa tantangan dalam mengelola keuangan negara belum berakhir. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel