Pesawat Air India Express Jatuh ke Lembah, 16 Orang Tewas

Syahrul Ansyari
·Bacaan 1 menit

VIVA - Pesawat Air India Express yang mengangkut 191 penumpang jatuh ke lembah pada Jumat, 7 Agustus 2020. Kepolisian setempat sejauh ini melaporkan, 16 orang tewas, 15 luka berat dan 123 lainnya luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Dilansir dari laman Newsweek, Sabtu, 8 Agustus 2020, pesawat itu tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Calicut, Negara Bagian Kerala, yang juga dikenal sebagai Kozhikode. Peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur.

Baca juga: Pesawat Pengangkut BBM Pelita Air Kecelakaan di Tolikara Papua

Sang pilot, yang diidentifikasi sebagai Deepak Sathe, ikut tewas dalam kecelakaan tersebut. Dia merupakan mantan pilot di Angkatan Udara India.

Disebutkan bahwa pesawat Boeing 737 tersebut pecah menjadi dua bagian. Foto dari tempat kejadian menunjukkan puing-puing di sekitar pesawat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan tidak ada kebakaran pada saat pendaratan. Petugas pemadam kebakaran dan ambulans pun segera menuju ke tempat kejadian, dan penumpang telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, Gubernur Kerala, Arif Mohammed Khan, menyatakan turut berduka atas musibah tersebut khususnya kepada para korban yang meninggal dan keluarga yang ditinggalkan. Dia juga berdoa untuk mereka yang terluka agar cepat pulih.

Menteri Negara Urusan Luar Negeri dan Urusan Parlemen India, V. Muraleedharan, juga mengaku bersedih atas kecelakaan itu. Muraleedharan mencatat bahwa Bandara Internasional Calicut adalah bandara 'di atas meja' yang berarti landasan pacu tempat pesawat tergelincir terletak di atas bukit. Untuk mendarat dengan selamat, kata dia, pilot harus tepat karena ada turunan tajam di ujung landasan.