Pesawat di Afghanistan Tewaskan Pesepakbola, Wasit Cekik Petarung MMA

·Bacaan 3 menit

VIVA – Selamat pagi VIVAnians! Semoga Anda dalam keadaan sehat dan selalu bersemangat.

Berikut kami sajikan lima berita terpopuler di kanal bola dan sport VIVA.co,id sepanjang Jumat 20 Agustus 2021.

Dari kanal bola, berita mengenai identitas orban tewas terjatuh dari pesawat Amerika Serikat saat meninggalkan bandara Kabul usai Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, mulai terungkap.

Salah satunya adalah pemain muda Timnas Afganistan, Zaki Anwari. Pemain 19 tahun itu meninggal setelah nekat berpegangan pada badan pesawat militer C-17 milik Amerika Serikat yang tengah melaju.

Beralih ke kanal sport, sebuah momen menarik dalam pertandingan MMA yang diduga terjadi di Rusia membuat heboh jagat sosial media. Seorang Petarung MMA yang kebingungan dicekik hingga pingsan oleh wasit, hanya beberapa detik setelah dia kalah.

Selain berita tersebut, masih ada berita menarik lainnya yang juga menyedot perhatian para pembaca VIVA yang kami rangkum dalam Round Up:

1. Tragis, Tragedi Pesawat di Langit Afghanistan Tewaskan Pesepakbola

Identitas korban tewas terjatuh dari pesawat Amerika Serikat saat meninggalkan bandara Kabul usai Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, mulai terungkap.

Salah satunya adalah pemain muda Timnas Afganistan, Zaki Anwari. Pemain 19 tahun itu meninggal setelah nekat berpegangan pada badan pesawat militer C-17 milik Amerika Serikat yang tengah melaju.

Ketakutan berada di bawah rezmi Taliban membuat Zaki Anwari dan ribuan warga Afghanistan ingin pergi ke negara lain, meskipun tidak memiliki visa ataupun izin tinggal.

Baca selengkapnya di sini

2. Aneh, Wasit Cekik Petarung MMA yang Bingung Usai Dihantam Lawan

Sebuah momen menarik dalam pertandingan MMA yang diduga terjadi di Rusia membuat heboh jagat sosial media. Seorang Petarung MMA yang kebingungan dicekik hingga pingsan oleh wasit, hanya beberapa detik setelah dia kalah.

Seperti diberitakan Sportbible, momen aneh dalam dunia MMA ini terjadi akhir pekan lalu. Duel antara dua petarung yang tidak disebutkan namanya itu berakhir dalam hitungan detik ketika salah satu petarung terjatuh usai terkena pukulan lawannya yang dahsyat.

Pada awalnya, sang wasit bereaksi dengan cepat untuk menghentikan petarung yang jatuh agar tidak menerima pukulan lebih banyak lagi. Namun, dalam kejadian yang tidak terduga, wasit justru mencekik petarung yang kalah itu.

Baca selengkapnya di sini

3. Keinginan Lewandowski Bikin Kacau Rencana Manchester United

Rencana Manchester United untuk mengontrak Erling Haaland pada musim panas 2022 berpotensi mendapatkan batu sandungan. Hal ini seiring laporan bahwa Robert Lewandowski ingin meninggalkan Bayern Munich.

Dengan kepergian Lewandowski, Bayern otomatis membutuhkan penyerang tengah untuk menggantikan peran pemain Polandia itu. Dan, Erling Braut Haaland bisa menjadi pengganti yang sempurna.

Sebuah laporan Skysport tentang Lewandowski telah mengejutkan bursa transfer musim panas ini. Lewandowski dikabarkan meminta Bayern menjualnya lantaran ingin mencoba tantangan baru dalam akhir kariernya.

Baca selengkapnya di sini

4. Arema Ditaklukkan PSIM Yogyakarta di Laga Uji Coba

PSIM Yogyakarta berhasil mengalahkan Arema FC 1-0 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Mandala Krida, Kamis 19 Agustus 2021. Pertandingan ini dilakukan secara tertutup tanpa ada penonton.

PSIM Yogyakarta yang berlaga di Liga 2 menurunkan para pemain utamanya kala menghadapi Arema. Di babak pertama kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0.

Pada babak kedua, Arema harus bermain dengan 10 orang. Penyerang andalan tim Singo Edan, Carlos Fortes diganjar kartu merah karena melanggar pemain PSIM Yogyakarta, Beny Wahyudi.

Baca selengkapnya di sini

5. Curhat Eng Hian Hampir Gagal Dampingi Greysia/Apriyani di Olimpiade

Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, membeberkan keluh kesah yang sempat dirasakannya jelang Olimpiade Tokyo 2020. Ternyata, dia nyaris tak diberangkatkan menemani Greysia Polii/Apriyani Rahayu karena namanya tak dimasukkan ke daftar kontingen Indonesia di Tokyo.

Seperti diketahui, Eng Hian berhasil membawa pasangan Greysia/Apriyani merebut medali emas di Olimpiade Tokyo dan menyelamatkan muka Indonesia. Namun, momen itu hampir saja terlewatkan oleh Eng Hian.

Pasalnya, dia sempat tak masuk daftar kontingen yang berangkat ke Jepang. Salah satu faktornya karena ganda putri sedari awal tak diperhitungkan untuk menyumbang medali.

Baca selengkapnya di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel