Pesawat gagal mendarat, Kemenhub bakal periksa pilot Lion Air

MERDEKA.COM. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan meminta keterangan pilot pesawat dengan nomor penerbangan JT-904 yang gagal mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Sebelum memulai pemeriksaan, Kemenhub meminta yang bersangkutan untuk membuat laporan kepada tim investigasi.

"Nanti akan kami investigasi bersama KNKT untuk menceritakan apa yang terjadi. Pilot harus buat laporan tertulis, nanti akan diwawancarai," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Herry Bakti di Emergency Operation Center, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (13/4), seperti dilansir Antara.

Tidak hanya menanyai Kapten M Ghazali, kopilot Chirag Carla yang merupakan warga negara India juga tidak luput dari pemeriksaan. Kemenhub juga meminta agar keduanya menjalani tes narkoba atas kecelakaan yang terjadi.

"Kita coba semua, kita minta dites juga itu terkait narkoba," lanjut Herry.

Herry menambahkan, Kapten M Ghazali dalam kondisi selamat dan tengah diistirahatkan sebelum dimintai keterangan.

Terkait penyebab kecelakaan, Kemenhub mengaku belum bisa memastikan penyebabnya. Pemerintah memilih untuk menunggu hasil investigasi yang dilakukan pihaknya dan KNKT.

"Kita perlu waktu untuk menginvestigasi itu, tidak bisa kami men-judge apa itu karena human error atau cuaca atau penyebab lain," ujarnya.

Beberapa data seperti investigasi terhadap pilot akan digabung dengan data cuaca yang diperoleh dari citra satelit BMKG dan sejarah pesawat akan digabung untuk mendapatkan hasil investigasi.

"Kita korek data dari semuanya. Sekarang pengumpulan data dulu," kata Herry.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.