Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Rusia Tewaskan 16 Orang, Penyelidikan Digelar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Moskow - Sebuah pesawat yang membawa sekelompok penerjun payung jatuh setelah lepas landas di wilayah Tatarstan, Rusia, pada Minggu 10 Oktober 2021 pagi waktu setempat.

Dilansir dari laman France 24, Senin (11/10/2021), Kementerian Darurat mengatakan bahwa insiden pesawat jatuh tersebut menewaskan 16 orang dan 6 orang lainnya terluka.

Pada ketinggian 70 meter, pilot melaporkan bahwa mesin sebelah kiri mereka telah mengalami kerusakan dan mencoba melakukan pendaratan darurat di dekat kota Menzelinsk. Pilot mencoba banting kiri pesawat untuk menghindari daerah berpenghuni, ujar gubernur regional.

Namun, sayap pesawat menabrak kendaraan Gazelle saat pesawat mendarat dan terbalik, kata Gubernur Tatarstan Rustam Minnikhanov.

Kementerian Kesehatan mengatakan pesawat tersebut membawa 20 penerjun payung serta 2 awak. 6 orang berada dalam kondisi serius.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Standar Keselamatan Penerbangan Telah Diperketat, Kecelakaan Terus Terjadi

Ilustrasi kecelakaan pesawat (pixabay)
Ilustrasi kecelakaan pesawat (pixabay)

Kosmonot menggunakan area tersebut untuk pelatihan dan aeroclub telah menjadi tuan rumah kejuaraan lokal, dan aeroclub telah menjadi tuan rumah kejuaraan lokal, Eropa dan satu kejuaraan dunia, kata direktur klub Ravil Nurmukhametov, menurut TASS.

Komite Investigasi, yang menyelidiki kejahatan berat, mengatakan telah membuka penyelidikan kriminal atas dugaan pelanggaran peraturan keselamatan.

Pusat Pelatihan Kosmonot yang dikelola negara telah menagngguhkan hubungannya dengan aeroclub sambil menunggu penyelidikan.

Standar keselamatan penerbangan di Rusia telah diperketat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi kecelakaan terus terjadi, terutama di daerah terpencil.

Sebuah pesawat angkut Antonov An-26 tua jatuh di timur Rusia bulan lalu dan menewaskan 6 orang.

Kedua puluh delapan orang dalam pesawat turboprop bermesin ganda Antonov An-26 tewas dalam kecelakaan di Kamchatka pada bulan Juli.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel