Pesawat Pribadi Jatuh Misterius di Laut Baltik, Tak Ada Jasad Ditemukan

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah pesawat Cessna jatuh di Laut Baltik di lepas pantai Latvia kemarin.

Jet tempur NATO berusaha mengikuti rute pesawat yang terbang dari selatan Spanyol itu.

Pejabat berwenang mengatakan pesawat yang diyakini berisi empat penumpang itu seharusnya mendarat diu Cologne, Jerman, tapi malah jatuh ke Laut Baltik.

Pilot NATO dan petugas menara pengawas mengatakan tidak ada seorang pun di kokpit pesawat itu.

"Pesawat itu terbang dari Spanyol menuju Cologne, tapi di tengah perjalanan mengubah rute," kata Otoritas Penerbangan Latvia dalam pernyataan, seperti dilansir laman BBC, Senin (5/9).

"Petugas pengawas lalu lintas udara tidak bisa berkomunikasi dengan kru pesawat," kata Otoritas Penerbangan Latvia. Pesawat itu diketahui terdaftar di Austria tapi pemiliknya ada di Spanyol.

Sementara itu situs FlightRadar24 melacak pesawat itu lepas landas dari Kota Jerez de la Frontera pukul 12.56 GMT.

Pada pukul 17.37 keterangan di FlightRadar24 menyatakan pesawat itu kehilangan kecepatan dan ketinggian.

Koran Jerman Bild mengatakan pesawat itu melaporkan ada masalah tekanan udara di kabin tak lama setelah lepas landas dan komunikasi terputus setelah pesawat itu melewati Semenanjung Iberia.

Sejumlah jet tempur menyusuri rute yang dilalui pesawat Cessna itu.

Tim penyelamat dari Latvia, Swedia, dan Lithuania tiba di lokasi pesawat jatuh tak lama setelah ada laporan pesawat itu jatuh ke laut di dekat Kota Ventspils, Latvia.

"Pesawat itu jatuh ketika kehabisan bahan bakar," kata pemimpin tim penyelamat Swedia Lars Antonsson kepada kantor berita AFP.

"Tidak ada sisa-sisa jasad manusia ditemukan," kata dia.

Antonsson mengatakan, tim penyelamat "tidak punya penjelasan apa pun, kami hanya bisa berspekulasi tentang apa yang terjadi." [pan]