Pesawat Richard Branson Siap Terbang Lagi ke Luar Angkasa

·Bacaan 1 menit

VIVA – Perusahaan antariksa milik Richard Branson, Virgin Galactic, akan kembali menerbangkan penumpang ke luar angkasa. Kali ini yang beruntung adalah mantan Kepala Eksekutif Virgin Galactic Holdings, George Whitesides. Branson mengumumkan Whitesides akan terbang saat pesta setelah penerbangan sukses 11 Juli kemarin.

Seperti dikutip dari situs Gadgets.ndtv, Minggu, 25 Juli 2021, seorang mantan Deputi Administrator NASA, Lori Garver, mendengar langsung saat Branson mengumumkan hal tersebut. "George (Whitesides) akan memimpin penerbangan berikutnya," ungkapnya.

Tidak diketahui kapan Whitesides akan terbang ke luar angkasa. Sementara Virgin Galactic tidak berkomentar soal ini. Para miliarder sedang berlomba-lomba terbang ke luar angkasa untuk berwisata.

Liburan ke luar angkasa ini diprakarsai oleh Richard Branson, Jeff Bezos dengan Blue Origin, dan Elon Musk melalui SpaceX. Pria berusia 70 tahun itu sukses menyelesaikan misinya bolak-balik luar angkasa pada Minggu kemarin, 11 Juli 2021.

Branson tanpa halangan naik ke ruang suborbital dan kembali pada penerbangan pertamanya dari pesawat ruang angkasa VSS Unity milik Virgin Galactic. Setelah Branson, Jeff Bezos terbang ke luar angkasa pada 20 Juli lalu bersama astronot tertua Wally Funk, remaja Oliver Daemen, dan saudara laki-lakinya Mark Bezos.

Keduanya juga pernah berselisih terkait batas garis Karman di mana Blue Origin menganggap ketinggian 100 kilometer di atas permukaan laut, yang berbeda definisi dengan Virgin Galactic.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel