Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua Dinilai Laik Terbang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pesawat Rimbun Air PK-OTW jatuh di Gunung Wabu, Intan Jaya, Papua pada Rabu lalu. Seluruh awak ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR.

Salah satunya pilot pesawat, Agithia Mirza warga Jalan Komplek AURI Blok C, RT02/O8, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.

Managing Director Rimbun Air, Romdhani, menyatakan pesawat kargo seri Twin Other 300 PK-OTW yang dipiloti captain Agithia Mirza dalam kondisi laik terbang.

"Pesawat sangat baik sekali, tidak ada masalah sedikit pun. Itu baru full over hole dari Kanada Januari 2021 dengan equitmen yang dilengkapi standar Indonesia," ujar Romdhoni ditemui di rumah duka almarhum Mirza, Jumat (17/9/2021).

Terkait penyebab insiden kecelakaan tersebut, Romdhoni belum bisa menyimpulkan. Pihaknya masih menunggu hasil investigasi hasil Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"CVR (perekam suara kokpit) sudah kami serahkan tadi dan tim kami di sana sedang melakukan pengecekan detil dengan tim KNKT. Mendengar laporan KNKT karena cuaca buruk," terangnya.

Pada saat kejadian, pesawat PK-OTW membawa tiga awak dan material bangunan seperti semen, konblok, dan logistik lainnya dari Nabire ke Intan Jaya.

"Karena tidak bisa dilalui lewat darat, pengiriman logistik hanya bisa dilakukan lewat udara," terangnya.

Sedang Mengurus Asuransi

Sementara terkait hak untuk hak keluarga yang ditinggalkan, perusahaan Rimbun Air akan mengurus ke pihak asuransi agar segera bisa disalurkan.

"Itu ada haknya, kami tidak bisa sebutkan. Kami akan urus ke asuransi," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel