Pesawat TNI AU Tertembak, Yonko 462 Paskhas Diterjunkan Evakuasi Pilot

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang tengah melakukan operasi mendapatkan serangan dari musuh. Pesawat tempur TNI AU yang terkena tembakan serangan lawan itu pun eject dan menyebabkan seorang pilot terluka.

Menyikapi situasi tersebut, pasukan elit komando Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara pun langsung diterjunkan ke lokasi jatuhnya pesawat. Mereka bergerak cepat untuk mencari survivor Pilot yang terluka akibat serangan lawan itu dengan mengerahkan Helikopter NAS 332/H-3211 Super Puma.

Tapi jangan kaget dulu, adegan penyelamatan itu bukanlah kejadian sesungguhnya. Itu adalah salah satu teknik latihan penyelamatan yang dilakukan oleh Tim SAR Tempur Batalyon Komando (Yonko) 462 Paskhas.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resminya, Kamis, 11 Februari 2021, Komandan Yonko 462 Paskhas Letkol Pas Yoseph M. Purba menyatakan, latihan Bido Gesit SAR Tempur yang dilakukan di Lanud Rusmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau itu dilakukan dalam rangka mengasah serta meningkatkan kemampuan prajurit Yonko 462 Paskhas sebagai Tim SAR Tempur TNI Angkatan Udara.

Dalam latihan itu, pasukan elit TNI Angkatan Udara itu menggunakan teknik Rappeling dari atas Helikopter Super Puma NAS 332/H-3211 untuk mengevakuasi pilot yang terluka karena serangan musuh.

"Saya berharap latihan ini menjadi wahana dalam menguji kemampuan Yonko 462 Paskhas terutama dalam bidang SAR tempur," kata Danyonko 462 Paskhas Letkol Letkol Pas Yoseph M. Purba.

Untuk diketahui, pasukan elit Bataliyon Komando (Yonko) 462 Paskhas adalah satuan tempur TNI Angkatan Udara yang berada di bawah komando Wing 1 Paskhas. Pasukan elit tempur yang bermarkas di Lanud Pekanbaru, Riau itu memiliki kemampuan khusus dalam pertahanan dan keamanan pangkalan udara. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki tugas pengamanan alutsista dan SAR Tempur. Sehingga Yonko 462 Paskhas memiliki kemampuan melaksanakan pertahanan vertical dan horizontal yang tak perlu diragukan lagi.

Baca juga: Sebulan Operasi di Kalsel, Satgas Gulben TNI AD Kembali ke Jakarta