Pesepada Kini Bisa Manfaatkan Google Maps untuk Navigasi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas bersepeda tidak dimungkiri tengah naik daun di kala pandemi saat ini. Karenanya, permintaan untuk menghadirkan navigasi khusus pesepeda juga meningkat di Google Maps.

Menurut catatan, ada kenaikan hingga 69 persen agar aplikasi pemetaan dan navigasi milik Google tersebut hadir dengan fitur navigasi khusus sepeda. Menjawab permintaan tersebut, fitur itu akhirnya kini diluncurkan.

Dikutip dari GSM Arena, Senin (26/10/2020), Google Maps mengatakan sudah merilis sejumlah fitur baru termasuk navigasi untuk pengguna sepeda. Fitur ini sudah diluncurkan di sejumlah kota besar, tapi memang tidak diungkap daftar lengkapnya.

Google mengatakan memakai algoritma kecerdasan buatan ditambah data yang dikumpulkan dari sejumlah sumber termasuk pemerintah kota setempat untuk menghadirkan fitur ini.

Nantinya, fitur ini akan memandu pesepeda yang memanfaatkan Google Maps untuk melalui jalur sepeda atau area ramah sepeda saat menuju lokasi yang diinginkan. Mengingat ditujukan untuk pesepeda, jalur yang diberikan kadang disertai pula jalan pintas.

Tidak hanya itu, Google Maps kini juga menyertakan navigasi step-by-step yang dapat mengarahkan pengguna ke tempat sewa sepeda, apabila memang tersedia di sebuah wilayah.

Fitur ini mirip dengan navigasi yang mengarahkan pengguna ke angkutan umum, tapi bedanya ditujukan untuk sepeda. Guna mendukung fitur ini, Google dilaporkan telah melakukan integrasi dengan layanan persewaan sepeda di berbagai kota untuk mempermudah proses pemesanan.

Google Maps Punya Tampilan Baru, Informasi di Peta Kini Lebih Detail

Google Maps | unsplash.com/@hjkp
Google Maps | unsplash.com/@hjkp

Sebelumnya, Google Maps baru saja mendapatkan update sehingga memiliki tampilan peta yang lebih detail daripada versi sebelumnya.

Lewat pembaruan ini, pengguna Google Maps kini dapat dengan mudah membedakan kontur tanah dan fitur alam disekitarnya, apakah itu pegunungan es, gurun, pantau, atau hutan lebat.

Dikutip dari The Verge, Jumat (21/8/2020), peta baru ini akan tersedia di 220 negara dan wilayah yang saat ini sudah didukung oleh Google Maps.

"Dari wilayah kota metropolitan hingga kota kecil di pedesaan, informasi jalanan di Google Maps akan terlihat lebih detail," ucap Google.

Google mengatakan, pihaknya menggunakan satelit sebagai dasar pembaruan Google Maps ini, dan menerapkan teknik algoritma pemetaan warna yang baru.

Dengan begini, pengguna dapat dengan jelas perbedaan hutan lebat, lapangan hijau, atau pantai berpasir di Google Maps.

Hadir Secara Global

Ilustrasi Google Maps. Kredit: Deepanker Verma from Pixabay
Ilustrasi Google Maps. Kredit: Deepanker Verma from Pixabay

Google Maps versi baru ini sudah digulirkan secara global secara bertahap. Untuk melihat perbedaannya, kamu harus zoom out peta sehingga akan tampak bagaimana tampak kontur tanah di sekitar

Rencananya, Google akan mulai memperbarui tampilan jalan di kota New York, San Francisco, dan London pada bulan depan, dan beberapa kota lain mengikuti selanjutnya.

(Dam/Isk)