Peserta Dakar 2021 Merosot, Pereli Top Masih Akan Turun

Sergio Lillo
·Bacaan 3 menit

Sejumlah pereli top dunia sudah mendaftar untuk reli paling berbahaya di dunia tersebut. Tetapi, Amaury Sport Organization (ASO) selaku penyelenggara Reli Dakar masih harus menghadapi fakta menurunnya jumlah peserta untuk lomba tahun depan.

Pandemi Covid-19 yang membuat sektor ekonomi terpukul serta kekhawatiran wabah ini belum bisa ditangani penuh di seluruh dunia, diyakini menjadi faktor yang membuat peserta Reli Dakar 2021 menurun.

Sepekan lalu, ASO menunggah daftar sementara peserta Reli Dakar 2021 untuk kategori motor dan quads. Selasa (17/11/2020) malam, giliran ASO mengumumkan peserta kategori mobil, SSV/UTV (mobil mini berpenggerak empat roda), dan truk.

Jika dibandingkan dengan 541 peserta (334 di antaranya mobil) pada edisi terakhir Amerika Selatan di Peru 2019 dan 563 pereli (342 mobil) pada lomba perdana di Arab Saudi tahun lalu, peserta sementara Reli Dakar 2021 nanti baru 440 pereli (266 mobil).

Angka tahun 2021 ini menunjukkan adanya penurunan hingga 22 persen dari sisi peserta. Parahnya, jumlah pendaftar juga menurun hingga 24 persen.

Baca Juga:

Toyota Rilis Susunan Pembalap Reli Dakar 2021

Jumlah peserta kategori mobil paling sedikit di Reli Dakar terjadi pada 1995. Total peserta saat itu hanya 205 dengan komposisi 86 mobil, 95 sepeda motor, dan 24 truk (kategori quads dan SSV belum dilombakan).

Start dari Granada (Spanyol) pada 1 Januari dan finis di Dakar (Senegal) dengan jarak special stages/SS 5.725 km (total jarak reli 10.109 km), Pierre Lartigue dan navigator Michel Perin menjadi yang tercepat di kategori mobil dengan Citroen ZX. Itulah gelar kedua dan tiga trofi beruntun keduanya di Reli Dakar (1993, 1994, 1995).

Di kategori motor, Stephane Peterhansel memastikan gelar keempatnya – dari total enam di kelas ini (1991, 1992, 1993, 1995, 1997, 1998) – di atas Yamaha XTZ850R. Di kategori truk, Karel Loprais menjadi yang tercepat di atas Tatra 815.

“Kami tahu peserta akan lebih sedikit. Kami sebelumnya sudah mencoba untuk menaikkan hadiah namun terkendala krisis ekonomi. Tapi yang terpenting, Reli Dakar 2021, edisi ke-43, bisa digelar di Arab Saudi,” ucap David Castera, Direktur Reli Dakar, kepada Motorsport.

Meskipun jumlah peserta Reli Dakar 2021 menurun, sejumlah nama top tetap akan berlaga di Arab Saudi dengan start dari Jeddah (3 Januari 2021) menuju Hail lalu kembali ke Jeddah (15 Januari 2021) yang terdiri dari 1 SS prolog, 12 SS (termasuk 2 SS loop) dan 1 SS maraton.

Di kategori mobil, juara bertahan sekaligus kampiun empat kali (2008, 2010, 2018, 2020), Carlos Sainz, akan turun bersama navigator Lucas Cruz dengan nomor start 300.

Joan “Nani” Roma – juara kategori motor 2004 dan mobil 2014 – bakal dinavigatori Daniel Oliveras dengan nomor mobil 311. Nasser Al-Attiyah, juara Reli Dakar tiga kali (2011, 2015, 2019) – didampingi navigator Matthieu Baumel dengan nomor 301.

Peterhansel – juara enam kali kelas motor dan tujuh kali mobil (2004, 2005, 2007, 2012, 2013, 2016, 2017) – akan berduet dengan navigator Eduoard Boulanger dengan nomor mobil 302. Guniel De Villiers, jawara Reli Dakar 2009, akan didampingi navigator Alex Haro Bravo dengan nomor mobil 304.

Dalam daftar peserta mobil juga terlihat nama juara dunia reli (WRC) sembilan kali, Sebastien Loeb. Turun didampingi navigatornya sepanjang berkarier di WRC, Daniel Elena, Loeb akan memakai mobil bernomor 305.

Di kategori motor, juara bertahan Ricky Brabec, peringkat ke-3 Reli Dakar 2016 Pablo Quintanilla, jawara 2016 dan 2019 Toby Price, dan kampiun 2017 Sam Sunderland, masing-masing akan memakai nomor start 1, 2, 3, dan 5.

Pendaftaran peserta Reli Dakar 2021 sudah ditutup pada 1 November lalu. Kendati begitu, ASO masih akan menerima peserta sampai sebelum scrutineering di Sirkuit Paul Ricard (du Castellet), Prancis, pada 1-2 Desember 2020 nanti. Dengan begitu, jumlah peserta masih bisa bertambah.