Peserta Lulus CPNS 2019 Jangan Matikan HP, BKN Infokan Pemberkasan Lewat Whatsapp

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Peserta lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 wajib melakukan pemberkasan. Proses pemberkasan dimulai sejak 4 November hingga 30 November 2020.

CPNS 2019 yang telah melakukan pemberkasan namun ragu apakah berkas yang diunggah memenuhi syarat atau tidak tak perlu khawatir. Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan memberikan informasi jika ada masalah melalui WhatsApp.

"Dalam masa pemberkasan CPNS2019 ini, #SobatBKN tak perlu terlalu khwatir dg berkas yg sdh diunggah, apakah sdh memenuhi syarat atau belum. Jika tim verifikasi instansi menyatakan ada dokumen yg salah unggah, sistem kami akan memberikan notifikasi via whatsapp untuk menginfokan hal tsb kpd kalian," tulis BKN lewat akun resmi Instagram @bkngoidofficial, dikutip Kamis (12/11/2020).

BKN mengimbau peserta CPNS yang lolos agar nomor handphone yang didaftarkan selalu aktif. BKN pun mencantumkan nomor WhatsApp yang bakal memberikan notifikasi tersebut.

"Pastikan nomer hp yg kalian infokan saat registrasi/pemberkasan senantiasa aktif ya. Sejawat Mimin akan kirimkan notif via nomor +62 877-8775-4000," tulis BKN.

Lebih lanjut, BKN jug menyampaikan, notifikasi akan dikirimkan secara otomatis setelah instansi memeriksa unggahan pemberkasan dokumen dari masing-masing peserta.

"Peserta dimohon untuk masuk ke akun SSCN dan melakukan perbaikan terhadap dokumen yang mengalami kendala," tulis BKN.

"Ingat! Pastikan setiap data yang diinput dan dokumen yang diunggah adalah data yang sesuai ya," lanjut postingan BKN yang ditujukan kepada CPNS yang lolos seleksi.

Cara Daftar Ulang bagi Peserta yang Lolos Seleksi CPNS 2019

Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kantor BKN Regional V, Jakarta, Senin (27/1/2020). Seleksi diikuti 2.162 peserta. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kantor BKN Regional V, Jakarta, Senin (27/1/2020). Seleksi diikuti 2.162 peserta. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Hasil peserta lulus seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah diumumkan tanggal 30 Oktober 2020 lalu.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah peserta pria yang lulus 54.229 orang dan wanita 84.562 orang. Jumlah keseluruhan peserta lulus yakni 138.791 orang.

Peserta lulus CPNS 2019 kemudian wajib melakukan daftar ulang yang mulai dibuka pada hari ini, Rabu, 4 November 2020 dengan login ke akun SSCN melalui tautan https://sscndaftar.bkn.go.id/login dan mengisikan username (NIK) dan password akun yang telah dibuat saat registrasi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerjasama BKN Paryono mengatakan pihaknya belum mengetahui berapa jumlah peserta yang sudah melakukan daftar ulang.

Ia menyampaikan bahwa daftar ulang diberi waktu satu bulan sampai akhir November ini. Usai daftar ulang, peserta akan mendapatkan NIP.

Untuk melakukan daftar ulang tersebut, peserta diminta mencermati terlebih dahulu panduan yang ada di SSCN.

"Baca buku petunjuknya dulu dengan cermat, jangan asal langsung ke menu di dalamnya, tapi baca terlebih dahulu, nanti disana akan ada langkah-langkah dan dokumen apa saja yang harus disiapkan," tutur Paryono kepada Liputan6.com, Rabu (4/11/2020).

Paryono menambahkan, beberapa dokumen yang harus diunggah oleh peserta yang lolos CPNS 2019 yakni:

  • Scan ijazah asli.

  • Scan transkrip nilai asli.

  • Scan surat pernyataan yang sudah ditandatangani oleh peserta (surat pernyataan tidak mengkonsumsi narkoba, tidak terlibat parpol).

  • Scan SKCK.

  • Scan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter.

  • Scan bukti pengalaman kerja yang sudah dilegalisir oleh perusahaan.

  • Scan Daftar Riwayat Hidup (blanko tersedia di SSCN).

Saksikan video pilihan berikut ini: