Peserta Vaksinasi Kesatu Juta Dapat Penghargaan dari Bupati Bogor

·Bacaan 2 menit

VIVA – Bupati Bogor Ade Yasin memberikan penghargaan kepada peserta vaksin COVID-19 yang kesatu juta dalam acara vaksinasi massal di Stadion Pakansari Cibinong, Selasa, 24 Agustus 2021. Kegiatan itu juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 Pramuka.

Ade berharap, dengan tercapainya vaksinasi COVID-19 yang kesatu juta, herd immunity bisa terbentuk di Kabupaten Bogor. Peserta penerima vaksin COVID-19 kesatu juta dan kesatu juta satu, yakni Tahri Akbar Kuswanto, pelajar SMAN 1 Ciomas, dan Ina Elfita Rahmawati, pelajar SMAN 1 Citeureup.

"Tadi kita kasih penghargaan kepada anak-anak yang kebetulan mendapatkan vaksin yang kesatu juta; kita kasih reward berupa merchandise untuk menyenangkan anak-anak, karena vaksin di sini banyak remaja walaupun yang datang juga ada yang umum," katanya.

Pelaksanaan 1 juta vaksinasi dilakukan dalam rangka peringatan Hari Pramuka dengan menyediakan 10 ribu vaksin pada 19 Agustus. Ade, yang juga Ketua Satgas COVID-19, sangat mengapresiasi karena antusias masyarakat Kabupaten Bogor untuk mendapatkan vaksinasi cukup tinggi, yakni mencapai 15 ribu peserta.

"Alhamdulillah ternyata hari ini direncanakan 10 ribu untuk vaksinasi, yang daftar mencapai 15 ribu. Ternyata vaksin ini sudah diminati masyarakat: dulu waktu belum banyak vaksinasi, kita susah ngajak masyarakat, katanya takut, tapi alhamdulillah ternyata semuanya sudah sadar ingin sehat,” ujarnya.

Sebab, kata Ade, target Pemkab Bogor 70 persen masyarakat harus divaksin supaya terbebas dari pandemi dan herd immunity bisa terbentuk di Kabupaten Bogor.

Ade juga meminta Dinas Kesehatan untuk menyediakan vaksin jangan sampai ada peserta yang datang tidak disuntik vaksin. Satgas juga akan memaksimalkan 101 Puskesmas dan Fasyankes yang ada di Kabupaten Bogor.

Ade menjelaskan, herd immunity sangat penting agar masyarakat sehat dan memiliki kekebalan tubuh dari paparan COVID-19. Untuk itu kenapa vaksin sangat penting untuk diikuti. Bahkan beberapa moda transportasi sudah mensyaratkan vaksin sebagai syarat tambahan, seperti naik pesawat terbang, kapal laut, bus antarkota, umrah dan haji, bahkan masuk mal.

"Sekarang pemerintah mulai mewajibkan sudah vaksin. Ini tandanya pemerintah serius ingin masyarakat sehat, pemerintah ingin masyarakat semua divaksin agar ada kekebalan di dalam tubuhnya. Semoga semuanya sehat, mempunyai imunitas kekebalan tubuh, serta mendorong terbentuknya herd immunity menjadi lebih cepat," katanya.

Untuk mendorong percepatan vaksinasi mencapai 70 persen, Ade akan memperbanyak sentra vaksin di setiap kecamatan dan desa karena masih banyak lagi yang harus divaksin. Selain itu, Satgas juga sudah meminta beberapa bantuan tenaga vaksinator dari organisasi profesi kesehatan, seperti Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan, Asosiasi Klinik, hingga Asosiasi Rumah Sakit.

Meksi sudah mencapai satu juta orang divaksin, Satgas COVID-19 mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgasCOVID19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel