Pesilat tuan rumah amankan medali emas ganda putra

·Bacaan 1 menit

Medali emas nomor ganda putra seni cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua menjadi milik pesilat tuan rumah Suhardin Ifu dan Lutfi Ebyanto setelah meraih nilai tertinggi dari dewan juri.

Tampil di Gedung Olahraga (GOR) Toware Kabupaten Jayapura, Senin, duet Suhardin/Lutfi keluar sebagai juara setelah mengumpulkan nilai 574 dengan catatan waktu 3 menit 04 detik.

Di posisi kedua atau peraih medali perak adalah pasangan pesilat Bali I Putu Anom Wiraguna/I Kadek Nyeneng Jaya Wiguna meraup nilai 563 dengan catatan waktu 3 menit.

Sementara medali perunggu dibawa pulang ganda putra Jawa Barat atas nama Oki Oktavian dan Zaen Nurdin berhasil menambah pundi-pundi medali bagi Bumi Pasundan setelah mengumpulkan nilai 561.

Sementara itu, pesilat kembar dari Ibu Kota Jakarta yakni Rizki Fakhri/Rizki Farhan gagal menyumbangkan medali kare a hanya mampu meraih nilai 560.

Di nomor ganda putra seni, atlet silat dari Tanah Papua Barat juga gagal menyumbangkan medali bagi daerahnya. Dede Setiadi/Haidir Agung Faletehan hanya meraih nilai 548.

Terakhir, duo pesilat andalan Sumatera Selatan Muhamad Andre Septa Bakti/Supriadi menempati posisi akhir dengan mengumpulkan nilai 548.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel