Pesimistis dengan Izin Kepolisian, Penyebab Shopee Liga 1 Ditunda Hingga Februari 2021

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengibarkan bendera putih dalam mengejar izin kepolisian. Kedua belah pihak pesimistis rekomendasi keramaian akan keluar pada bulan ini untuk melanjutkan Shopee Liga 1 2020.

PSSI dan PT LIB juga tidak berani menjanjikan Shopee Liga 1 akan dilanjutkan pada Desember 2020. Kepolisian sudah pasti tidak akan mengizinkan mengingat adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 dan tahun baru.

"Kami sebelumnya rapat dengan PSSI dan melihat perkembangan. November tahun ini izin dari kepolisian belum keluar. Jadi, kemungkinan tidak bisa jalan," ujar Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

"Izin untuk Desember 2021 juga kemungkinan lebih berat karena ada Pilkada dan tahun baru. Untuk Januari 2021, masih dilihat perkembangannya. Namun, paling aman itu pada Februari 2021," kata Lukita.

Sebelumnya, PSSI dan PT LIB telah mendapatkan penolakan dari kepolisian untuk melanjutkan Shopee Liga 1 pada Oktober 2020. Polri tidak menerbitkan rekomendasi keamanan karena kondisi akibat pandemi COVID-19 belum stabil dan persiapan Pilkada serentak.

Wewenang Penuh PT LIB

Logo PT Liga Indonesia Baru. (Bola.com/Dody Iryawan)
Logo PT Liga Indonesia Baru. (Bola.com/Dody Iryawan)

PT LIB diserahkan wewenang penuh oleh PSSI untuk menentukan format kompetisi. Apakah akan melanjutkan Shopee Liga 1 2020 pada Februari 2021 atau menggulirkan musim baru.

"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Shopee Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 2020. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang," imbuh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi dinukil dari laman PSSI.

"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT LIB selaku operator kompetisi Shopee Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," tutur Yunus Nusi.

Video