Pesona Candi Tikus

Syahdan Nurdin, astridamayanti
·Bacaan 1 menit

VIVA – Namanya unik ya. Candi Tikus. Dari namanya candi ini memang ada hubungannya dengan Tikus. Binatang pengerat yang suka menghabiskan tanaman padi di sawah. Konon dulu sebelum diketemukan, candi ini menjadi sarang Tikus, itu sebabnya dinamakan Candi Tikus.

Namun sebenarnya, Candi ini merupakan salah satu Candi peninggalan kerajaan Majapahit. Candi Tikus berada di desa Trowulan kabupaten Mojokerto Jawa Timur. Lokasinya tidak jauh dari 5 Candi lain yang berada di Desa Trowulan yang juga merupakan peninggalan kerajaan Majapahit.

Candi Tikus dibangun pada zaman kerajaan Majapahit tepatnya pada abad ke-13. Candi Tikus ini merupakan saluran air dengan 46 pancuran di dalamnya. Mungkin lebih tepatnya Candi Tikus ini dibuat untuk kolam pemandian.

Dari bentuk Candi Tikus ini ketahuan banget kalau kerajaan Majapahit dulu sudah sangat maju. Pengairan sudah dirancang sedemikian rupa dengan sangat baik. Lantainya menggunakan ubin segi enam yang disusun rapi.

Setelah lama terkubur, Candi Tikus ini ditemukan kembali keberadaannya pada masa penjajahan Belanda tepatnya pada tahun 1914. Penemuannya karena perburuan Tikus yang banyak menyerang sawah. Unik ya, berburu Tikus malah menemukan Candi.

Kalau kamu mau berkunjung ke sini , cukup lapor pada petugas yang ada di gerbang dan mengisi buku tamu. Tidak ada pungutan karcis alias gratis. Kalau mau foto-foto di sini view-nya instagrameable banget lho.