Pesona khas Georgetown UNESCO Historic Site usai meredanya pandemi

Manager Penang Global Tourism Sdn. Bhd, Pauline Yoon menyampaikan bahwa pesona khas yang dimiliki Georgetown UNESCO Historic Site di Penang, Malaysia, dengan berbagai produk wisatanya mampu menarik wisatawan untuk berkunjung usai meredanya pandemi COVID-19.

"Kota ini merupakan pemandangan kota arsitektur dan budaya yang unik. Situs Warisan Dunia UNESCO George Town menampilkan arsitektur tradisional terbaik Malaysia yang dipugar dan diadaptasi kembali, serta banyak perdagangan dan seni warisan," ujarnya ketika ditanya Antara dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu.
Baca juga: Wisatawan Indonesia jadi target pengunjung The Top Penang di Malaysia

Selama pandemi dan kebijakan lockdown di Malaysia, lanjut dia, hanya bisnis penting yang dapat beroperasi seperti hotel untuk tempat penginapan para petugas kesehatan dan perjalanan bisnis.

Untuk food&beverage, banyak warga yang menggunakan layanan pengiriman secara daring. "Pemerintah negara bagian dan federal telah mendukung bisnis lokal selama pandemi," ucap dia.
Baca juga: KJRI: Trade Expo Indonesia hasilkan MoU dengan pengusaha Penang

Memasuki era pasca pandemi, kawasan bersejarah UNESCO Georgetown menjadi salah satu destinasi wisata yang kembali didatangi oleh para pelancong.

Karena itu, Tourism Malaysia mengadakan program familiarization trip (fam trip) untuk sejumlah jurnalis dan agen perjalanan dari Indonesia.

Kehidupan di Penang disebut hasil perpaduan antara pengaruh Melayu, China, dan India yang bisa ditemukan di Georgetown UNESCO Historical Site.

"Pengaruh Asia dan Eropa telah menganugerahkan kota-kota dengan warisan multikultural tertentu yang berwujud dan tidak berwujud. Menampilkan bangunan perumahan dan komersial, George Town mewakili era Inggris dari akhir abad ke-18," ungkap Pauline Yoon.

Baca juga: Konjen RI Penang resmikan perluasan gedung pelayanan publik
Baca juga: Malaysia kembangkan lima destinasi wisata baru di Pulau Pinang