Petani dan Brimob Bentrok, Satu Bocah Tewas

Liputan6.com, Palembang: Warga Desa Limbang Jaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, terlibat bentrok dengan personel Brimob Polda Sumsel, Sabtu (28/7). Akibat bentrok, seorang bocah tewas tertembak dan sejumlah korban lainnya dibawa ke rumah sakit akibat luka tembak.

Bentrokan terjadi setelah peristiwa hilangnya stok pupuk milik PTPN 7. Petugas Brimob Polda Sumsel yang bertugas di tempat itu berusaha mencari pelaku pencurian. Saat tiba di Desa Limbang Jaya, pasukan Brimob dihadang warga.

Petugas kemudian melepas tembakan peringatan. Namun situasi menjadi semakin tak terkendali sehingga bentrok tak terhindarkan. Angga Prima (13), santri Pondok Pesantren Limbang Jaya yang berada di lokasi tewas tertembak.

Korban tembak lainnya adalah Rusman, Yarman, dan Farida serta bocah Yesica berumur 15 tahun. Polda Sumsel menyatakan petugas Brimob sudah memberikan tembakan peringatan dan menggunakan peluru karet.

Pasukan Brimob diterjunkan ke kawasan PTPN 7 Cinta Manis setelah warga mengklaim tanah mereka diserbot badan usaha milik negara tersebut. Beberapa kali warga berunjuk rasa menuntut tanahnya. Namun usaha mereka tidak berhasil.(JUM)