Petasan Dilarang, Warga Depok Diminta Banyak Berzikir saat Malam Tahun Baru

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono melarang warga menyalakan petasan saat malam pergantian tahun nanti. Larangan tersebut dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Tidak diperbolehkan petasan karena menimbulkan masalah bagi masyarakat," kata Imam Budi saat apel gelar pasukan, Sabtu (31/12).

Dia mengimbau agar warga lebih banyak bersyukur saat malam pergantian tahun dibanding menggelar pesta kembang api. Dia meminta warga berdoa di rumah ibadah saat malam pergantian tahun.

"Banyak bersyukur dan zikir saja di rumah ibadah. Masyarakat bisa mensyukuri tahun 2022 dan masuk 2023 menjadi lebih baik," ujarnya.

Pada malam pergantian tahun, akan disebar 1.423 personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Kota Depok serta organisasi masyarakat (ormas). Pasukan akan disebar di sejumlah titik untuk pengamanan.

"Jumlah pasukan gabungan sebanyak 1.423 yang akan melakukan pengamanan menjelang pergantian tahun," tegasnya.

Pasukan akan berkeliling. Kemudian melakukan pengamanan gereja dan menjaga agar tidak ada gangguan ketertiban masyarakat. Untuk titik rawan juga sudah dipetakan. Antara lain di Margonda, GDC, Cibubur, Cinere dan Bojongsari.

"Jadi sore ini pasukan kita briefing dalam rangka pengamanan Kota Depok," pungkasnya. [cob]