Petenis veteran dari 27 provinsi mulai bersaing di Kejurnas Baveti

Sebanyak 300 petenis veteran dari 27 provinsi di Tanah Air mulai bersaing dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Baveti edisi kesembilan di Lapangan Tenis Kodam Adityawarman, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/11) hingga Minggu (13/11).

Peserta yang tampil terbagi dalam beberapa nomor pertandingan yakni ganda putra 40+, 50+, 60+ dan 70+. Lalu ganda putri 40+, 50+, 60+ dan 65+, serta nomor beregu putra dan putri memperebutkan Piala Menpora.

"Ajang ini adalah kejuaraan nasional yang kesembilan dan setiap tahun bergulir. Sejak Baveti berdiri ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Surabaya menjadi tuan rumah pada tahun ini," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (PP Baveti) Theo L. Sambuaga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Theo mengungkapkan bakal terus menggelar Kejurnas Baveti sebagai bentuk komitmen dalam upaya menggelorakan olahraga tenis di Indonesia.

Baca juga: Baveti dorong Pelti rutin gelar kompetisi tenis junior

"Kami melaksanakan Kejurnas ini intinya untuk meningkatkan kebugaran, silaturahmi antara petenis-petenis senior. Meski peserta sudah berumur, tetapi semua masih mempunyai motivasi tinggi," ujar Theo menambahkan.

Deretan mantan petenis nasional berkumpul untuk adu kemampuan seperti Yustedjo Tarik, Samudra Sangitan, dan lainnya.

Mereka menunjukkan motivasi dan semangat kepada petenis senior dan yang muda untuk selalu semangat dalam berkarya.

Seperti diketahui, Kejurnas Baveti ke-9 memperebutkan Piala Bergilir Menpora Zainudin Amali. Dalam kejuaraan ini, peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp130 juta.

Sekretaris Umum PP Baveti Joko Rubyanto mengatakan Kejurnas Baveti 2022 hadir dalam rangka meningkatkan pengembangan tenis nasional serta dalam menyambut peringatan Hari Pahlawan.

Baca juga: Baveti kembali gelar Kejurnas Tenis Piala Menpora 2022