Peter Swan: Di Mana Ada Uang, di Sana Ada Skandal

Liputan6.com, Chesterfield : Peter Swan, mantan pemain Timnas Inggris tahun 1960an, yang pernah terlibat dalam kasus pengaturan pertandingan angkat bicara tentang kehebohan skandal pengaturan pertandingan di persepakbolaan Eropa yang baru diungkap Kepolisian Uni Eropa atau Europol.

Europol mengungkapkan kenyataan pahit dari sepak bola Eropa, di mana Europol telah mendapatkan laporan apabila ada 380 kasus pengaturan pertandingan di 15 negara Eropa dari berbagai liga. Dari penyelidikan tersebut diketahui ada enam klub Liga Premier yang diduga terlibat skandal menyedihkan ini.

Swan, yang kini telah berusia 76 tahun, merupakan salah satu dari tiga pesepakbola yang digelandang ke penjara setelah diketahui terlibat dalam kasus pertandingan. Akibatnya Swan harus mendekam di penjara selama empat bulan, dan skorsing seumur hidup.

Mantan pemain Sheffield Wednesday ini mengungkapkan apabila dirinya kerap curiga ketika menonton pertandingan sepak bola melalui televisi, namun Swan mengaku tidak terkejut dengan kasus yang tengah terjadi saat ini. Saya tidak terkejut sama sekali, ujar Swan kepada wartawan Mirror Football, Minggu (3/2/13) silam.

Di mana ada uang terlibat, maka anda akan bisa memenangkannya atau menampiknya begitu saja, tandas Swan. Dan, benar apa yang dikatakan orang-orang. Uang adalah akar dari kejahatan, tegas Swan.

Melihat pertandingan saat ini, saya masih berpikir apabila hal itu masib terus berlanjut. Dan saya pikir hal itu tidak akan pernah berubah, imbuh Swan dengan nada kecewa. Ada banya gol yang dengan mudah tercipta dalam pertandingan sepak bola saat ini, bahkan ketika pemain tidak mendapatkan bola, terang Swan.

Swan pun mengukapkan apabila kasus seperti ini sudah barang tentu melibatkan wasit, karena banyaknya keputusan yang rancu. Saya berpikir apabila wasit memang terlibat. Beberapa keputusan mereka kerap diluar akal sehat, ungkap mantan pesepakbola kelahiran 8 Oktober 1936 itu.

Namun, Swan masih berharap ada secercah cahaya dalam gelapnya sepak bola Eropa saat ini. Orang-orang ingin semua ini berakhir, dan mereka dapat melakukan sesuatu untuk itu, Swan menambahkan. Tapi, di mana ada uang, maka di sana akan selalu ada permainan, Swan menutup pembicaraan.(Mirror Football)