Petinggi Twitter Ramai-ramai Hengkang

Merdeka.com - Merdeka.com - Gejolak Twitter belum berakhir. Pasalnya, sejumlah eksekutif Twitter memutuskan hengkang dari perusahaan yang kini telah diakuisisi Elon Musk tersebut.

Kepala Keamanan Informasi Twitter, Lea Kissner mengabarkan dirinya meninggalkan posisi tersebut pada Kamis (10/11). Kekosongan salah satu peran penting itu harus terjadi di tengah polemik masa depan Twitter yang tidak menentu di bawah pimpinan Musk.

"Saya telah membuat keputusan sulit untuk meninggalkan Twitter. Saya memiliki kesempatan untuk bekerja dengan orang-orang luar biasa dan saya sangat bangga dengan privasi, keamanan, dan tim TI serta pekerjaan yang telah kami lakukan," tulis Kissner dalam tweet-nya, dikutip Jumat (11/11).

Kissner enggan membeberkan alasan pengunduran dirinya. Dia juga belum menentukan perjalanan karir dia selanjutnya.

Melansir CNN Business, Kepala Integritas dan Keamanan Twitter Yoel Roth juga ikut keluar dari perusahaan di hari yang sama. Sebelumnya, Yoel pernah beberapa kali muncul ke publik memberikan pembelaan atas keputusan kontroversial Musk. Dia bahkan sempat bergabung dalam diskusi pimpinan di Twitter Spaces pada Rabu lalu. Membahas isu terkait cara penanganan platform terhadap konten berbahaya.

Hengkangnya Kissner diduga usai pimpinan Twitter lain ramai-ramai meninggalkan perusahaan. Berdasarkan pesan internal Slack yang dilihat CNN Business, Kepala Petugas Privasi Twitter Damien Kieran lebih dulu mengundurkan diri pada Rabu malam (9/11).

Seorang karyawan Twitter dalam pesan Slack yang sama mengungkapkan, prioritas utama Musk adalah mengganti kerugian yang dideritanya setelah membeli Twitter. Menurut karyawan tersebut, ambisi penemu Tesla itu untuk memonetisasi platform dapat membahayakan pengguna yang rentan, seperti aktivis hak asasi manusia dan politik.

Pengunduran diri para eksekutif ini menambah daftar panjang gejolak yang mengguncang Twitter. Beberapa waktu lalu, Elon Musk dilaporkan memutus hubungan kerja (PHK) massal 3.700 karyawannya. Ditambah rencana pemangkasan biaya yang sempat ramai beredar dan perubahan lainnya.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [faz]