Petisi Boikot Saipul Jamil Tembus 100 Ribu

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Saipul Jamil telah bebas dari penjara Kamis (2/9/2021) setelah menjalani masa hukumannya. Namun, kebebasan pria yang akrab disapa bang Ipul itu justru menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Selain karena selebrasi atau penyambutan Ipul bebas dari penjara ramai dinilai berlebihan, mantan suami Dewi Perssik itu dianggap tidak pantas tampil di TV. Alasannya, Saipul Jamil dianggap sebagai narapidana kasus asusila.

Imbasnya kini muncul petisi boikot pedangdut Saipul Jamil dari TV dan YouTube. Petisi tersebut hingga hari ini, Sabtu (4/9) diketahui sudah tembus angka lebih dari 100 ribu tandatangan.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Serius

Boikot Saipul Jamil (Change.org)
Boikot Saipul Jamil (Change.org)

Menanggapi petisi tersebut, Saipul Jamil tampak terlalu serius menanggapi. Baginya, pro kontra yang ada di masyarakat sudah biasa dihadapinya. Sejak awal karir di dunia hiburan, Saipul Jamil kerap mendapat sindiran.

“Sebenarnya dulu juga saya ada pro dan kontra gitu kan. Cuman ya kayak gitu saya tuh orangnya masa bodoh, lo ngomongin gue bodo amat. Nah itu lagunya ngetrend sekarang," kata Saipul Jamil kepada wartawan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (3/9/2021).

Tidak Pusing

Saipul Jamil (Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya)
Saipul Jamil (Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya)

Saipul Jamil mengaku tidak ambil pusing. Dirinya juga tidak mau terlalu menanggapinya.

“Itu sebenarnya langkah-langkah saya dulu seperti itu. Jadi orang nyibir saya begini ABCDEFG. Saya biarin aja," ujarnya.

Bukan Hanya Dirinya

Diakui oleh Saipul Jamil, bukan hanya dirinya saja yang mengalami kondisi seperti ini. Beberapa teman artis menurutnya juga memiliki haters atau musuh.

“Artinya saya tahu memang ada orang yang nggak suka sama saya. Bahkan saya rasa bukan saya aja yang tidak disukai, bahkan artis lain juga sama seperti itu. Ada musuhnya, cuma kalau saya nggak mau terlalu mempersoalkan," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel