Petra Sihombing Gambarkan Kegiatan Selama Pandemi Lewat Manusia Kasur

Liputan6.com, Jakarta - Tahun ini, Petra Sihombing meluncurkan single kelima yang berjudul "Manusia Kasur". Lagu ini digarapnya bersama seorang musikus bernama Pamungkas, dan akan menjadi bagian dari album barunya, Semenjak Internet, yang segera rilis.

Seluruh lagu yang akan hadir di album terbaru Petra Sihombing ini, akan dirilis secara berkala pada setiap bulannya, pada tanggal 23. Tentunya, ada maksud tersendiri dari penanggalan tersebut.

"Gua pengin menjadi lebih konsisten, dan resolusi di tahun 2020 ini untuk 10 bulan ke depan, gua akan rilis lagu setiap bulannya, setiap tanggal 23. Tungguin, ya!” ujar Petra Sihombing dalam video pengumuman rencana rilis album barunya.

 

 

Awal Mula Kerja Sama

Petra Sihombing dengan Manusia Kasur. (Ist)

Petra merilis "Manusia Kasur" tepat pada tanggal 23 Mei lalu. Seperti disampaikan sebelumnya, lagu yang digarap bersama Pamungkas tersebut menjadi rilisan Petra yang kelima pada tahun ini.

"Gua dari awal ketemu Pam suka banget sama energinya. Mungkin secara karya gua enggak merasa ada kesamaan, tapi gua suka lagu-lagu yang dia rilis," kata Petra mengenai kerjasamanya dengan Pamungkas, dalam keterangannya kepada wartawan.

"Gua sempet cerita tentang 'Semenjak Internet', dan dia ngirim gua voice note 'Manusia Kasur'. Gua saat itu merasa tepat ini ada di album gue," lanjut pria kelahiran 10 April 1992 ini.

Kaitan dengan Lagu Lain

Petra Sihombing. (Ist)

Rupanya, lagu "Manusia Kasur" memiliki kaitan dengan tema besar album baru Petra, Semenjak Internet, yang akan segera dirilis itu.

"Manusia Kasur lagu yang paling males-malesan di album ini kayaknya. Menurut gue males-malesan juga bagian dari hidup. Penting banget," terangnya.

Korelasi dengan Karantina

Petra pun memiliki pandangan tersendiri mengenai makna lagu "Manusia Kasur" dengan karantina di tengah pembatasan sosial berskala besar selama masa pandemi ini.

"Tidur saja enggak apa-apa kok. Produktivitas dari dulu sampai pandemi tetap bukan kompetisi. Sebulan awal pandemi, gue main game 9 jam sehari selama sebulan non-stop," ia membeberkan.

"Rasanya kayak liburan yang gua butuh. Senang banget. Habis itu bikin musik lagi, rasanya jadi segar. Jadi "Manusia Kasur" sebentar itu enggak apa-apa banget, malah harus," lanjutnya.

Sekilas Petra Sihombing

Kiprah Petra Sihombing di dunia musik tak hanya menjadi penyanyi dan penulis lagu. Ia juga menjadi produser musik. Pada 2013, ia merilis lagu berjudul “Mine” yang berhasil menembus 3 juta penonton di YouTube.

Setelah 2 tahun rehat, Petra Sihombing kembali mengeluarkan sebuah EP bertajuk “Verdict Victim” di tahun 2015. Kini, ia memproduseri beberapa musikus lain seperti Tulus, Hindia, Sivia Azizah, Kunto Aji, Ben Sihombing, Coldiac, Diastika, hingga Nadin Amizah.

Di sela-sela kesibukannya, Petra menciptakan karya untuk solo kariernya. Dari situ terciptalah album bertajuk 1/4 pada 2018 dengan sejumlah lagu yang menjadi andalan, yakni “Nirmala”, “1992”, “Bad Lover” dan “Take It or Leave It” yang berkolaborasi dengan Incognito.