Petronas Yamaha Punya Tuntutan untuk Valentino Rossi

Liputan6.com, Jakarta - Bos tim satelit Petronas Yamaha, Razlan Razali angkat bicara soal proses perekrutan Valentino Rossi. Ia menyebut proses itu terus menunjukkan grafik peningkatan.

Razali pun sudah sesumbar terkait tuntutannya untuk Valentino Rossi. Ia menegaskan Rossi untuk tampil kompetitif di Petronas Yamaha pada MotoGP 2021.

Untuk diketahui, Valentino Rossi kabarnya hanya teken kontrak berdurasi satu musim plus dengan opsi perpanjangan kontrak untuk musim 2022.

Razali pun menegaskan tidak ingin melihat Rossi menjadikan Petronas Yamaha sekadar tim terakhirnya di kelas MotoGP.

"Kami tidak ingin Valentino sekadar menyelesaikan kariernya di tim ini. Kami tidak mau Petronas Yamaha hanya sekadar tim terakhirnya," kata Razali.

"Kami ingin ia tampil baik dan menunjukkan performa hebat, kompetitif plus bersaing naik podium," tambahnya.

Apapun Bisa Terjadi

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, melambaikan tangan saat sesi latihan kedua jelang GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat (27/10/2017). Pada sesi ini pebalap Italia itu berada pada posisi keenam dengan waktu 13,071 detik. (AFP/Vincent Thian)

Razali punya alasan khusus kenapa memasang target tinggi untuk Valentino Rossi. Karena ia berkeyakinan, jika pembalap asal Italia itu bisa tampil kompetitif di MotoGP 2021, apapun bisa terjadi.

"Jika pada usia seperti sekarang ia masih bisa kompetitif, apapun bisa terjadi pada musim 2021. Termasuk jika ia ingin memperpanjang kontrak. Kami siap berdiskusi," Razali menerangkan.

Patut ditunggu kapan Rossi teken kontrak bersama Petronas Yamaha. Karena banyak teka teki menarik yang mengiringi kepindangan Rossi ini.

Seperti seberapa besar tim pabrikan Yamaha tetap membayar nilai kontraknya. Lalu berapa orang kru timnya saat ini yang akan diboyong ke Petronas Yamaha.

Sumber: Crash.net

Disadur dari: Bola.com

Penulis/Editor: Hendry Wibowo