Petualangan Traveler Indonesia di Markas Sheriff Tiraspol FC: Naik Angkot dari Moldova, Cek Paspor, Eh Sudah Pindah Negara

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Sheriff Tiraspol sedang naik daun. Klub sepak bola Liga Moldova ini membuat kejutan di Liga Champions. Dalam dua pertandingan fase Grup D, Sheriff Tiraspol mengemas dua kemenangan, atas Shakhtar Donetsk 2-0 dan Real Madrid 2-1.

Meski menjadi wakil Moldova, Sheriff Tiraspol berasal dari Transnistria. Transnistria yang beribu kota di Tiraspol, memisahkan diri dari Moldova. Namun, sampai sekarang belum diakui kemerdekaannya oleh dunia.

Ameilia Wang, traveler asal Indonesia, menceritakan kepada Bola.com, tentang perjalanannya ke Transnistria pada 2019.

Ameilia sudah menjelajahi puluhan negara sendirian. Dia pun tak merasa takut betualang ke negara antah berantah itu.

"Kesannya bagus, kotanya rapi dan orangnya juga ramah-ramah meskipun terkendala bahasa," katanya kepada Bola.com, Rabu (29/9/2021).

"Menurut saya negara ini mandiri banget. Mereka punya parlemen, bank yang mencetak Transnistria ruble, pabrik, pom bensin, rumah sakit, dan supermarket besar," lanjutnya.

Perjalanan ke Tiraspol dimulai dari Chisinau, ibu kota Moldova. Dari Chisinau, Ameilia naik mobil angkutan van. Di Rusia dan beberapa negara eks Uni Soviet, mobil angkutan ini disebut masrutkha.

"Di semua gedung pemerintahnya dipasang dua bendera yaitu bendera Transnistria dan Rusia. Dari Chisinau tiketnya sekali jalan Rp30 ribu. Waktu itu cuma saya satu-satunya turis, sisanya warga Moldova atau Transnistria," kenang Ameilia.

Ameilia sempat melewati stadion markas Sheriff Tiraspol. Ia cukup takjub karena di negara yang belum diakui dunia, punya klub sepak bola dan kini manggung di Liga Champions.

Bersih dan Rapi

Tiraspol City Center. (Dok Pribadi Ameilia Wang)
Tiraspol City Center. (Dok Pribadi Ameilia Wang)

Tidak ada perbatasan resmi karena Moldova masih Transnistria bagian dari mereka. Meski demikian, tetap ada petugas yang berjaga di pintu masuk dan mengecek identitas warga atau traveler.

Ameilia mengira, Transnistria seperti kampung atau kota kecil. Ia pun kaget melihat suasana di Tiraspol. Jangankan Transnistria, Moldova saja sepi turis. Menurut pengalamannya, di pusat informasi turis pun kaget ada traveler Indonesia 'nyasar' ke sana.

"Transnistria ini lumayan besar, ada Fortress juga. Dan keliatan tentara berjaga di jembatan dari Fortress menuju ke Tiraspol," katanya.

"Selain itu mereka punya kesebelasan sepak bola sendiri dan stadiumnya, namanya Sheriff Football Club, sayangnya saya enggak foto stadionnya. Di pusat kota ada bioskop, restoran, taman yang luas sampai monumen kemenangan Transnistria. Enggak nyangka sih sekarang klubnya jadi terkenal, maklum sudah lama saya enggak ngikutin bola," kata Ameilia.

Nama Transnistria kini mulai dikenal dunia berkat kejutan Sheriff Tiraspol di Liga Champions.

Mulai Dikenal Dunia

Real Madrid kalah dari Sheriff Tiraspol dalam duel matchday 2 Grup D Liga Champions 2021/2022 di Santiago Bernabeu, Rabu (29/9/2021). Los Blancos takluk dengan skor 1-2. (AFP/Javier Soriano)
Real Madrid kalah dari Sheriff Tiraspol dalam duel matchday 2 Grup D Liga Champions 2021/2022 di Santiago Bernabeu, Rabu (29/9/2021). Los Blancos takluk dengan skor 1-2. (AFP/Javier Soriano)

Transnistria merupakan satu di antara negara dengan pengakuan terbatas alias belum diakui dunia. Transnistria awalnya merupakan bagian dari Moldova dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 2 September 1990.

Per 2011, baru Abkhazia, Republik Artsak, dan Ossetia Selatan yang mengakui kemerdekaan Transnistria. Ketiganya juga merupakan negara dengan pengakuan terbatas meski secara de facto merdeka. PBB menganggap Transnistria sebagai bagian dari Moldova.

"Menurut saya unik sih. Seperti perjalanan dalam kota, tapi lewat border negara," kata Ameilia.

Sekarang, berkat kejutan Sheriff Tiraspol, media-media internasional mulai mengangkat sejarah Transnistria, meskipun klub berjulukan Zholto-chornyye (The Yellow-Blacks) ini mewakili Liga Moldova.

“Olahraga juga merupakan bentuk soft power,” kata jurnalis investigasi yang berbasis di Moldova, Madalin Necsutu, via AS.

“Dalam hal ini akan membantu membantu wilayah Transnistria untuk mendapatkan visibilitas internasional,” lanjutnya.

Hingga matchday kedua, Sheriff Tiraspol bertengger di puncak klasemen Grup D. Menarik untuk dinanti sampai mana perjalanan newbie ini di Liga Champions.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel