Petugas disiagakan bantu jamaah menuju ke terminal bus di Mekkah

Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan petugas seksi transportasi untuk membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal bus di Kota Mekkah, Arab Saudi.

Enam petugas PPIH disiagakan di tiga titik di sekitar halte sektor 1 Mahbas Jin di Kota Mekkah selama 12 jam mulai dari pukul 08.00 sampai 20.00 waktu Arab Saudi untuk membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal bus Bab Ali.

"Kami ditugaskan sebagai petugas dari transportasi bus shalawat, khususnya di Mahbas Jin. Tugas kita mengatur untuk keselamatan jamaah," kata Nopianto Hakim, petugas PPIH yang disiagakan di halte sektor 1 Mahbas Jin pada Sabtu.

"Kami membantu jamaah bukan hanya menyeberang saja, tapi juga bagaimana mereka sampai bus dengan selamat, karena berdesakan sekali, karena ada jamaah dari negara lain. Kalau sudah mendekati puncak haji terminal akan lebih padat lagi," katanya.

Nopianto menambahkan, Mahbas Jin merupakan area paling ramai karena jamaah dari berbagai negara berkumpul di area tersebut.

Petugas PPIH yang mengenakan rompi hijau membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal di area tersebut, termasuk membantu mereka menyeberang jalan.

Farid Muzakki, petugas seksi transportasi lainnya, mengatakan bahwa petugas disiagakan untuk membantu jamaah menyeberangi Jalan Raya King Abdul Aziz karena terowongan penyeberangan di area itu sedang dibangun.

Di Sektor 1 Mahbas Jin, ada enam hotel yang ditempati oleh jamaah Indonesia, yaitu Swis Bel Hotel, Arkan Bakkah 1, Arkan Bakkah 2, Dar Ummul Qura Golden, Safwat Al Bait 1, dan Bab Al Multazam.

Pemerintah menyediakan layanan bus gratis selama 24 jam bagi jamaah Indonesia untuk menuju ke dan pulang dari Masjidil Haram di Kota Mekkah.

Baca juga:
Pemerintah siapkan layanan safari wukuf bagi anggota jamaah yang sakit
PPIH Arab Saudi mendapat tambahan 200 petugas haji

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel