Petugas gabungan kuras saluran air untuk antisipasi banjir di Jaksel

Petugas gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan bersama Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pulo menguras saluran air di Jalan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, untuk mengantisipasi banjir di kawasan tersebut.

"Banyak lumpur dan tadi kita sudah cek ternyata ada akar yang menutupi saluran air," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Kebayoran Baru Sutopo di Jakarta, Senin.

Sebelum pengurasan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi dan ditemukan beberapa benda asing yang menghambat jalur air seperti akar dan lumpur.

Belasan karung telah digunakan untuk mengangkut material tersebut dan aliran sudah kembali lancar. "Saat ini dilakukan pengurasan secara sistem, dan nanti dievaluasi setelah kegiatan selesai," katanya.

Baca juga: DKI koordinasi dengan berbagai unsur atasi 10 jalan tergenang

Lurah Pulo Sumami menjelaskan, lokasi pengurasan di dekat Taman Kura dilakukan untuk mengantisipasi genangan.

"Rencananya kami bersihkan dari ujung sampai seputaran hotel ini kurang lebihnya 1.500 meter, karena ini memang sudah lama belum dikuras," ungkapnya.

Sumami menambahkan, pihaknya terus mengajak berbagai kolaborator termasuk hotel agar bisa berkontribusi untuk menjaga lingkungan. Salah satu upaya yang telah dilakukan, yakni terkait pembuatan bak kontrol sedalam dua meter.

"Alhamdulillah pihak hotel juga sudah merespon dengan baik, mudah-mudahan ke depan kita juga bisa tetap berkolaborasi bekerja sama untuk menjaga lingkungan," tuturnya.

Baca juga: Pempov DKI diminta rasionalisasi anggaran penanganan banjir 2023

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengungkapkan, banjir dengan ketinggian bervariasi di 15 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan surut berkat penyedotan yang dilakukan tim gabungan.

"Ini berkat kolaboratif yang dilakukan BPBD bersama Dinas Sumber Data Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) serta Dinas Bina Marga," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, Minggu (6/11).

Selain itu adanya peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP dan personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan.

Ia menjelaskan, sejumlah personel dengan peralatan pendukung seperti pompa keliling dikerahkan untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.