Petugas: Jamaah nyaman melaksanakan ibadah umrah perdana

Hampir sekitar 18 kelompok terbang (kloter) jamaah calon haji Indonesia yang masuk ke Mekkah dari Madinah melakukan umrah wajib (tawaf qudum) dengan aman dan nyaman, kata Sekretaris Sektor Khusus Masjidil Haram Slamet Budiono.

"Tahun ini relatif tidak begitu padat sehingga sangat nyaman dan lancar untuk melaksanakan umrah perdana. Sampai sekarang belum ada hal-hal yang menonjol," kata Slamet di Mekkah, Rabu.

Baca juga: Bandara Jambi pastikan kesiapan pelayanan penerbangan JCH

Musim haji 1443 H/2022 M jumlah kuota haji berkurang setengahnya dari sebelumnya karena masih suasana pandemi sehingga Masjidil Haram tidak sepenuh biasanya.

Sektor khusus Masjidil Haram memiliki 52 petugas yang dibagi menjadi dua shift masing-masing bertugas selama 12 jam membantu jamaah Indonesia yang perlu pelayanan di Masjidil Haram.

Baca juga: Bupati Sambas lepas keberangkatan 143 jamaah calon haji

Agar umrah berjalan lancar dan nyaman, Slamet mengingatkan agar jamaah harus memperhatikan arahan dari pembimbing ibadah atau ketua kloter.

Selain itu di kawasan Masjidil Haram juga tersedia enam pos sektor khusus yaitu Pos 1 di area tawaf, Pos 2 di area Marwah untuk mengantisipasi jamaah yang kesulitan saat sa'i, Pos 3 di pintu Babussalam untuk antisipasi jamaah dari sektor 1 Mahbas Jin, di Marwah mengantisipasi jamaah dari sektor 2, sektor 3 dan 4.

Baca juga: Masa tunggu ibadah haji mengikuti kuota tahun berjalan

Lalu pos 4 di depan hotel Zamzam di depan pintu King Fahd untuk antisipasi jamaah yang datang dari terminal Ziad untuk jamaah di Misfalah. Pos 5 di depan Dar Al Tauhid untuk menggeser jamaah dari Marwah pulang ke Jarwal.

Kemudian Pos 6 di ujung masjid baru di gate King Abdullah untuk antisipasi apabila jamaah jalan kaki itu sering kali dilakukan pembegalan atau pemalakan di situ, tim linjam akan antisipasi di situ bergerak dari hotel Kiswah ke Masjidil Haram.

"Saya sudah sampaikan ke jamaah untuk melakukan umrah wajib secara nyaman tenang dan khusyuk," tambah dia.

Karena saat ini petugas berseragam tidak bisa masuk ke area tawaf kecuali berpakaian ihram, maka ditempatkan lima petugas perlindungan jamaah (linjam) perempuan yang memakai rompi hitam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel