Petugas PPSU Alami Patah Kaki Usai jadi Korban Tabrak Lari

Agus Rahmat, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menjadi korban tabrak lari. Dia mengalami luka parah pada tulang kaki sebelah kiri. Saat sedang membersihkan jalanan di Jalan Raya Setu.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan, petugasnya yang menjadi korban tabrak lari adalah Nico Didi.

"Saat itu korban hendak menindaklanjuti laporan terkait adanya sampah dan juga hendak membersihkan sampah yang ada di pinggir jalan, lalu ditabrak motor dari arah berlawanan," ujar Eko dikonfirmasi, Sabtu 27 Februari 2021.

Baca juga: Buka Diam-diam, Karaoke di Jakbar Ditutup Sementara

Korban ditabrak pengemudi motor pada Rabu lalu 24 Februari 2021 siang sekira pukul 11.00 WIB. Eko menjelaskan, akibat kecelakaan itu petugas tersebut mengalami patah tulang.

Sementara seletah menabrak petugas tersebut, pengendara motor yang tidak di ketahui identitasnya itu langsung kabur.

"Saat kejadian korban sudah mengenakan kelengkapan keselamatan kerja. Korban mengalami patah tulang di bagian kaki kiri,” ujarnya.

Saat peristiwa terjadi, warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung membawa korban ke rumah sakit untuk penanganan medis.

"Korban sendiri sudah dirujuk ke RSUD Tarakan dan sudah menjalani operasi pemasangan pen. Kini kondisinya sudah cukup membaik meski masih menjalani perawatan," ujarnya.

Musibah yang menimpa petugas PPSU Kelurahan Setu ini, menambah daftar kasus anggota PPSU yang jadi korban kecelakaan lalu lintas saat bertugas.

Dimana sebelumnya ada juga anggota PPSU yang ditabrak pengendara, bahkan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Kami mohon doanya agar korban bisa cepat sembuh dan tak ada lagi petugas yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas," ujarnya.