Petugas tutup empat putar balik kendaraan di Pasar Tegal Gubug Cirebon

·Bacaan 1 menit

Petugas dari Satlantas Polresta Cirebon, Jawa Barat, bersama Dishub, dan PPK Jalan Nasional menutup permanen empat tempat putar balik kendaraan di sekitar Pasar Sandang Tegal Gubug, untuk mengantisipasi kemacetan di daerah tersebut saat arus mudik Lebaran 2022.

"Ada empat 'u-turn' (tempat putar balik) di sekitar Pasar Tegal Gubug yang ditutup," kata Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Cirebon AKP Sae Mulyana di Cirebon, Senin.

Sae mengatakan penutupan empat putar balik di sekitar Pasar Sandang Tegal Gubug, tersebut bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas, terutama saat masa mudik Lebaran 2022.

Baca juga: Polresta Cirebon: Lima pasar tradisional jadi titik kemacetan

Menurut Sae, di daerah tersebut menjadi salah satu simpul kemacetan di wilayah hukum Polresta Cirebon, karena ketika terjadi pasaran, maka banyak kendaraan dan warga yang berlalu lalang.

Untuk itu, dengan adanya upaya tersebut, nantinya diharapkan kendaraan yang melintas di wilayah itu dapat berjalan lancar, tanpa ada kendala yang berarti.

"Ini semua agar kendaraan yang melintas bisa lebih lancar," tuturnya.

Baca juga: Polda Jabar pastikan personel di Majalengka siap amankan mudik lebaran

Sae mengatakan tempat putar balik itu ditutup menggunakan barier beton, agar tidak dipindahkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya tiga putar balik yang ditutup berada sebelum Pasar Sandang Tegal Gubug, dan satu lainnya letaknya setelah pasar.

Selain empat putar balik itu, pihaknya juga akan melakukan penutupan di beberapa putar balik lainnya di wilayah Kabupaten Cirebon, selama pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2022.

"Kami juga menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas selama arus mudik dan balik untuk memastikan kelancaran arus kendaraan," katanya.

Baca juga: Polres Cirebon dirikan tujuh pos pengamanan jalur mudik Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel