PGN group raih empat kategori penghargaan BUMN

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 3 menit


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Holding Migas PT Pertamina (Persero) berhasil meraih empat penghargaan BUMN Branding and Marketing Award 2020 dalam beberapa kategori.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis, empat penghargaan tersebut adalah :

1. The Best CMO BUMN Branding and Marketing Award
Crative Marketing Initiative, Faris Aziz, Direktur Komersial PGN
2. Brand Communication Terbaik BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Tbk
3. Creative Competition Strategy Terbaik Anak Perusahaan BUMN, PT PGAS Solution
4. Innovative Marketing Terbaik Anak Perusahaan BUMN, PT Gagas Energi Indonesia

“Kami bangga dan bersyukur, melalui penghargaan ini PGN mampu membuktikan perannya sebagai Sub-Holding Gas di Indonesia. Dalam setiap langkah untuk menjalankan peran strategisnya, PGN melakukan berbagai pertimbangan seluruh aspek. Terobosan inovasi dan kreativitas juga sangat perlu dilakukan,” ujar Rachmat Hutama, sekretaris perusahaan PGN.

Baca juga: PGN Group sabet 19 penghargaan Keselamatan Migas 2020

BUMN Branding and Marketing Award 2020 diselenggarakan oleh BUMN Track yang didukung oleh Arrbey Consulting dengan tema “Optimizing Omni Channel on Branding and Marketing”. Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-8 ini bertujuan memberikan apresiasi kepada BUMN yang berkinerja unggul mendayagunakan omni channel dengan mengoptimalkan branding dan marketing dalam rangka meningkatkan daya saing di pasar dalam negeri maupun global.

Jumlah peserta pada tahun ini ada 114 perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN di Indonesia. Kemudian dikerucutkan menjadi 59 perusahaan, setelah melalui tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi di depan juri.

“Secara aktif, PGN melakukan komunikasi secara omnichannel terkait promosi dan pelayanan pelanggan melalui media massa, media sosial, media elektronik, e-commerce, contact center PGN, e-wallet, website www.pgn.co.id, aplikasi smartphone PGN Mobile, dan Sales and Costumer Management. PGN memiliki 18 Sales Area, aktif di pameran dagang, dan terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak lain dalam upaya meningkatkan pelayanan pelanggan,” jelas Rachmat.

Baca juga: Arcandra : Infrastruktur migas harus didukung pasokan pasar terukur

Berdasarkan data kepuasan pelanggan PGN, gas bumi sebagai sumber energi terbukti dinilai lebih aman dengan harga yang kompetitif dan adanya jaminan ketersediaan aliran gas. Oleh karena itu, PGN akan terus berupaya untuk meningkatkan performa dan layanan gas bumi.

Sebagai The Best CMO, dengan mendapatkan penghargaan ini, Faris Aziz menunjukkan kemampuan menerapkan mindset dan menggiring perusahaan menjadi perusahaan yang berkompeten.

“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga dapat menyukseskan upaya PGN untuk berkomitmen menjalankan perannya sebagai Sub Holding Gas. Segala upaya yang dilakukan bukan semata-mata untuk mendapatkan apresiasi, tetapi memang wujud komitmen PGN untuk menopang ketahanan energi nasional,” ujar Direktur Komersial PGN, Faris Aziz.

Faris menjelaskan, komitmen utama PGN sebagai Sub Holding Gas yaitu meningkatkan peran dalam pemanfaatan gas bumi melalui pembangunan dan perluasan infrastruktur. Selain itu, PGN mendukung perluasan pemanfaatan gas bumi dan mendorong efisiensi di berbagai sektor untuk mendorong pemerataan ekonomi.

PGN juga turut mendukung program pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi impor. Dalam hal ini, PGN tengah menjalankan penugasan dari pemerintah untuk membangun jaringan gas rumah tangga dengan dana APBN 2020 untuk 127.864 SR di 23 kabupaten/ kota. Progress realisasi aktual sampai Oktober 2020 telah mencapai 90 persen. Melalui jargas, sumber energi bersih, efisien, dan ramah lingkungan untuk kebutuhan sehari-hari dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

Sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero), PGN juga telah menjalankan implementasi Kepmen ESDM 89K 2020 terkait menyediakan gas bumi untuk 7 industri sektor tertentu dengan harga 6 dolar As per MMBTU. Implementasi kebijakan ini menjadi wujud komitmen PGN untuk mendukung daya saing industri sehingga dapat mendorong perekonomian nasional. Terlebih, di masa pemulihan ekonomi di masa COVID-19 saat ini.

Upaya pemenuhan pasokan gas berbagai sumber dan dukungan infrastruktur yang dibangun, diharapkan juga bisa semakin menuntun PGN menjadi perusahaan energi kelas dunia yang mampu memenuhi kebutuhan energi yang efisien di semua sektor pasar.

“Infrastruktur gas bumi merupakan investasi jangka panjang dengan risiko pasokan dan pasar yang belum terjamin. Namun, risiko itu diambil PGN sebagai pionir pemanfaatan gas bumi untuk ketahanan energi nasional,” kata Faris.

PGN telah mengelola 96 persen infrastruktur gas bumi di Indonesia. Kini PGN telah memiliki 10.100 KM sambungan pipa dan mampu melayani lebih dari 422.000 pelanggan di semua sektor. Mulai dari kelistrikan, industri, komersial, UMKM, transportasi, dan rumah tangga.