PHRI DIY gelar Merti Hotel dan Restoran cegah penyebaran Corona

Subagyo

DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY menggelar Merti Hotel dan Restoran sebagai upaya bersama seluruh pelaku usaha untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang juga berdampak pada usaha hotel dan restoran di DIY.

Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Selasa mengatakan, Merti Hotel dan Restoran dilakukan dengan menyemprotkan disinfektan di seluruh bagian bangunan hotel dan restoran terutama tempat-tempat yang banyak dilalui pengunjung.

Kegiatan tersebut dilakukan secara serempak oleh seluruh hotel dan restoran yang tergabung di PHRI DIY yaitu sebanyak 496 usaha.

“Situasi sekarang memang sedang sulit bagi kami para pelaku usaha hotel dan restoran. Tetapi, kami tidak boleh lengah dan tetap harus melakukan usaha untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi tamu yang masih berkunjung dengan melakukan pembersihan secara menyeluruh menggunakan disinfektan,” katanya.

Deddy memastikan, kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut tidak hanya dilakukan sekali saja tetapi dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan yaitu tiap Selasa dan Jumat.

“Sebenarnya, sudah banyak pelaku hotel dan restoran yang melakukan hal yang sama sebelumnya. Kami ingin menegaskan lagi agar komitmen tersebut dilakukan secara terus menerus,” kata Deddy.

Sedangkan untuk pembersihan kamar, Deddy menyebut, sudah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yaitu disemprot menggunakan disinfektan sehingga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi tamu.

“Mudah-mudahan, berbagai upaya ini, meskipun kecil tetapi bisa membantu mendukung upaya pencegahan penularan virus Corona dan dunia usaha segera kembali bergeliat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Merti Hotel dan Restoran yang digagas PHRI DIY.

“Dalam situasi seperti saat ini, maka yang perlu dilakukan adalah meningkatkan upaya untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan baik di rumah maupun di tempat kerja termasuk di tempat usaha hotel dan restoran,” katanya.

Ia pun memahami jika pelaku usaha hotel dan restoran di Yogyakarta tengah dihadapkan pada situasi yang sulit. “Namun, semangat untuk menghadapi situasi seperti sekarang ini perlu terus dijaga dengan rutin membersihkan lingkungan, dan menjaga jarak aman,” katanya yang juga berharap agar wabah COVID-19 bisa segera ditangani secara tuntas.



Baca juga: Dampak corona, PHRI DIY berharap insentif bebas pajak direalisasikan
Baca juga: PHRI minta pajak hotel dan restoran di seluruh Indonesia dikurangi
Baca juga: Tingkat okupansi hotel di Sulawesi Selatan hanya 30 persen