Piaggio, Honda, Yamaha, dan KTM Bentuk Konsorsium Baterai Motor Listrik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan skuter asal Italia, Piaggio, resmi mengumumkan pembentukan konsorsium baterai motor listrik dengan Honda, yamaha, dan KTM. Hal tersebut, bertujuan untuk mendorong penggunaan baterai yang dapat ditukar pakai untuk motor listrik.

Melansir Reuters, The Swappable Batteries Motorcycle Consortium (SBMC), bertujuan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik ringan, seperti skuter, moped, dan motor dan mendukung manajemen baterai yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, konsorsium dari empat raksasa roda dua ini, juga fokus dalam masalah seperti masa pakai baterai, waktu pengisian ulang, infrastruktur dan biaya dan akan bekerja untuk menentukan spesifikasi teknis standar internasional untuk baterai yang dapat ditukar.

Merek-merek yang tergabung dalam konsorsium tersebut mengatakan, akan menyambut pihak lain yang bergabung untuk memperluas standar ke sebanyak mungkin perusahaan.

"Mobilitas perkotaan sedang melalui momen transisi yang sulit menuju elektrifikasi. Berkat konsorsium ini, sepeda motor akan tetap memegang peran kuncinya," kata Chief of Strategy and Product Piaggio Michele Colaninno.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lebih nyaman

Sedangkan Chief Officer Operasi sepeda motor Honda, Yoshishige Nomura mengatakan, tujuan konsorsium untuk membuat motor listrik lebih nyaman bagi pemiliknya.

"Penggunaannya dalam skala besar dapat secara substansial berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang lebih berkelanjutan," tegasnya.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19.

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel