Piala AFF 2020: Buntut Kekalahan dari Timnas Indonesia, Nasib Pelatih Singapura Terancam

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Singapura - Singapura dipaksa menelan kenyataan pahit di Piala AFF 2020 setelah disingkirkan oleh Timnas Indonesia. Situasi ini langsung menyeret masa depan pelatih Tatsuma Yoshida di skuad The Lions.

Singapura tersingkir di Piala AFF 2020 karena menelan kekalahan 2-4 dari Timnas Indonesia pada laga leg 2 semifinal, Sabtu (25/12/2021). Singapura secara umum tersingkir karena kekalahan agregat 3-5 dari Timnas Indonesia.

Kekalahan ini terasa menyakitkan buat Singapura karena dipaksa menelan kekelahan dengan bermain bersama delapan orang selama 120 menit. Tiga pemain Singapura yakni Safuwan Baharudin, Irfan Fandi, dan Hassan Sunny menerima kartu merah.

Selain itu, kekalahan ini juga harus diterima Singapura di depan pendukungnya karena bermain sebagai tim tuan rumah. Menurut laporan The Straits News, Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) kabarnya segera mengevaluasi kinerja pelatih Tatsuma Yoshida.

Desakan dari suporter dan kinerja sang pelatih sejak 2019 menjadi bahan evaluasi dari FAS. Padahal, Tatsuma Yoshida masih terikat kontrak sampai 31 Desember 2022.

Nasib Tatsuma Yoshida diyakini akan diketahui pada awal 2022. Penyebabnya adalah tahun depan Singapura akan melakoni laga-laga penting termasuk Piala AFF 2022.

Rapor Tatsuma Yoshida

Pelatih Timnas Singapura di Piala AFF 2020, Tatsuma Yoshida. (AFF Suzuki Cup).
Pelatih Timnas Singapura di Piala AFF 2020, Tatsuma Yoshida. (AFF Suzuki Cup).

Kekalahan dari Timnas Indonesia mencoreng rapor Tatsuma Yoshida di Singapura. Pelatih berusia 47 tahun itu sejauh ini sudah memimpin Singapura sebanyak 20 laga sejak 2019.

Namun, persentase kemenangan Singapura lebih sedikit ketimbang kekalahannya. Singapura tercatat hanya meraih enam kemenangan.

Adapun empat laga lainnya berakhir imbang dan 10 sisanya menelan kekalahan. Singapura tercatat hanya mencetak 24 gol dan kebobolan 40 kali di berbagai ajang bersama Tatsuma Yoshida.

Masa Depan Cerah

Pemain Singapura, Faris Ramli (kiri), sosok yang gagal mengeksekusi penalti ke gawang Indonesia dipeluk rekannya, salah satu penerima kartu merah, Safuwan Baharudin usai dikalahkan Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)
Pemain Singapura, Faris Ramli (kiri), sosok yang gagal mengeksekusi penalti ke gawang Indonesia dipeluk rekannya, salah satu penerima kartu merah, Safuwan Baharudin usai dikalahkan Indonesia. (AP/Suhaimi Abdullah)

Pelatih Tatsuma Yoshida menyebut, masa depan sepak bola Singapura akan cerah. Pernyataan itu mengacu pada kualitas yang dimiliki Ikshan Fandi dkk setelah melihat penampilan di Piala AFF 2020.

"Saya ingin mengatakan kepada semua orang Singapura, 'Kalian harus percaya diri'. Saya selalu memberi tahu para pemain yakni standar sepak bola kami sudah mendekati Jepang," ucap Tatsuma Yoshida.

"Jadi, semua orang harus menjaga kepercayaan pada mereka. Jika kalian tidak yakin, maka kita tidak akan pernah mengejar selisihnya," ujar Tatsuma Yoshida.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel