Piala AFF 2020: Deretan Starter Tak Tergantikan di Timnas Indonesia, Peran Mereka Sangat Vital

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tampil impresif di ajang Piala AFF 2020, yang melaju hingga ke babak semifinal. Bertemu tuan rumah Singapura, Timnas Indonesia mampu menahan imbang 1-1, Rabu (22/12/2021).

Hasil yang masih cukup positif, dan peluang terbuka lebar bagi Timnas Indonesia untuk melaju jauh, ketika diuji pada pertemuan kedua, Sabtu (25/12/2021). Dalam skuad Timnas Indonesia, beberapa pemain telah menunjukkan kinerja baik.

Ada beberapa nama yang selalu dimainkan pelatih Shin Tae-yong sebagai starter. Mereka adalah Rachmat Irianto, Asnawi Mangkualam, Ricky Kambuaya, Irfan Jaya, dan Alfeandra Dewangga.

Alasan kelimanya selalu diturunkan sejak menit awal pasti karena pelatih asal Korea Selatan itu menaruh kepercayaan besar. Keberadaan mereka dianggap bisa melancarkan taktik dan strategi yang disiapkan.

Apalagi dari lima pertandingan yang sudah dijalani, Shin Tae-yong selalu memiliki variasi taktik pertandingan. Sehingga butuh pemain yang paham dengan keinginannya.

Berikut ulasan lima pemain tersebut selama lima pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Ulasan berdasarkan rekam jejak mereka dari laga ke laga.

Rachmat Irianto

Rachmat Irianto. Bek tengah milik Persebaya Surabaya berusia 22 tahun ini tampil 66 menit sebelum digantikan Evan Dimas. Ia mampu tampil apik di babak pertama dengan beberapa kali mencuri bola dari penguasaan lawan. Ia layak mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)
Rachmat Irianto. Bek tengah milik Persebaya Surabaya berusia 22 tahun ini tampil 66 menit sebelum digantikan Evan Dimas. Ia mampu tampil apik di babak pertama dengan beberapa kali mencuri bola dari penguasaan lawan. Ia layak mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)

Dari lima pertandingan Timnas Indonesia, pemain Persebaya Surabaya ini dimainkan penuh 90 menit ketika melawan Kamboja pada babak penyisihan Grup B. Dalam laga itu, ia ikut mencetak gol pada menit kelima dan 33 untuk kemenangan 4-2 skuad Garuda.

Rachmat Irianto juga diturunkan sebagai starter di empat pertandingan berikutnya melawan Laos, Vietnam, Malaysia, dan leg pertama babak semifinal kontra Singapura. Namun dalam empat laga itu, ia selalu ditarik keluar dan digantikan pemain lain.

Peran Rachmat Irianto dalam permainan Timnas Indonesia adalah gelandang bertahan. Ia biasa bermain sebagai bek tengah, tetapi juga andal ketika menjadi gelandang bertahan. Itulah sebabnya, ia selalu dimainkan Shin Tae-yong.

Asnawi Mangkualam

Pertahanan Timnas Indonesia yang digalang bek kanan Asnawi Mangkualam yang kali ini menjabat sebagai kapten tim usai Evan Dimas dicadangkan, mampu membuat Vietnam sebagai juara bertahan frustrasi. (Dok. PSSI)
Pertahanan Timnas Indonesia yang digalang bek kanan Asnawi Mangkualam yang kali ini menjabat sebagai kapten tim usai Evan Dimas dicadangkan, mampu membuat Vietnam sebagai juara bertahan frustrasi. (Dok. PSSI)

Ia adalah wakil kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Dari lima laga skuad Garuda di turnamen ini, empat di antaranya selalu bermain penuh 90 menit.

Empat laga itu saat menghadapi Kamboja, Laos, Malaysia pada babak penyisihan Grup B, dan Singapura di leg pertama semifinal. Sedangkan satu-satunya partai ia digantikan pemain lain terjadi saat pertandingan melawan Vietnam.

Dalam laga itu, Asnawi yang beroperasi di pos bek kanan digantikan oleh Rizky Dwi Febrianto pada menit ke-70. Pergantian itu dilakukan karena penggawa Ansan Greeners ini mengalami cedera.

Ricky Kambuaya

Ricky Kambuaya. Gelandang serang milik Persebaya Surabaya berusia 20 tahun ini kembali tampil penuh 90 menit seperti 4 laga sebelumnya. Ia tampil lumayan dengan beberapa akselerasinya dan mahir melakukan pressing saat kehilangan bola. Ia layak mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)
Ricky Kambuaya. Gelandang serang milik Persebaya Surabaya berusia 20 tahun ini kembali tampil penuh 90 menit seperti 4 laga sebelumnya. Ia tampil lumayan dengan beberapa akselerasinya dan mahir melakukan pressing saat kehilangan bola. Ia layak mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)

Ia menjadi salah satu pemain yang dalam lima pertandingan selalu diturunkan penuh melawan Kamboja, Laos, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Posisi bermainnya adalah gelandang serang.

Cara bermain Ricky Kambuaya yang pantang menyerah, tampaknya menjadi nilai plus tersendiri di mata Shin Tae-yong. Oleh karena itu, ia dapat menit bermain banyak.

Pemain asal Papua ini juga berhasil membuktikan kemampuannya. Meski belum pernah mencetak gol, namun ia bisa menjaga keseimbangan permainan.

Irfan Jaya

Timnas Indonesia boleh bangga setelah memastikan langkah ke semifinal Piala AFF 2020 sebagai juara Grup B. Irfan Jaya benar-benar tampil agresif dan membuat mental timnas Indonesia bangkit saat mengalahkan Malaysia. (AFP/Roslan Rahman)
Timnas Indonesia boleh bangga setelah memastikan langkah ke semifinal Piala AFF 2020 sebagai juara Grup B. Irfan Jaya benar-benar tampil agresif dan membuat mental timnas Indonesia bangkit saat mengalahkan Malaysia. (AFP/Roslan Rahman)

Irfan Jaya merupakan penyerang sayap yang selalu dimainkan dalam lima pertandingan, meski tak selalu bermain penuh. Ia sering diturunkan sebagai starter, kemudian digantikan pemain lain, sesuai dengan kebutuhan taktik dan strategi.

Dari lima pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, tiga di antaranya Irfan Jaya digantikan Ramai Rumakiek. Pergantian itu terjadi saat laga melawan Kamboja, Laos, dan Vietnam.

Sementara dua pertandingan lainnya Irfan Jaya ditarik keluar digantikan Yabes Roni. Laga itu saat menghadapi Malaysia dan Singapura.

Pergerakan Irfan Jaya yang seperti tidak kenal lelah kemungkinan menjadi pertimbangan Shin Tae-yong selalu memainkannya. Dengan pemain yang aktif mengejar bola, permainan Timnas Indonesia menjadi lebih hidup.

Alfeandra Dewangga

Alfeandra Dewangga. Bek tengah milik PSIS Semarang berusia 20 tahun ini tampil penuh 90 menit dan mampu bertransformasi dengan baik menjadi gelandang bertahan. Namun akibat terpeleset, ia gagal menghindarkan gol yang dicetak Singapura. Ia hanya mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)
Alfeandra Dewangga. Bek tengah milik PSIS Semarang berusia 20 tahun ini tampil penuh 90 menit dan mampu bertransformasi dengan baik menjadi gelandang bertahan. Namun akibat terpeleset, ia gagal menghindarkan gol yang dicetak Singapura. Ia hanya mendapat nilai 6,5. (AFP/Roslan Rahman)

Bek tengah ini tidak disangka selalu menjadi pilihan utama Shin Tae-yong. Dalam lima pertandingan, ia tidak pernah absen dimainkan sebagai starte, dan bertahan penuh main 90 menit.

Mau memakai skema dua bek tengah atau tiga bek tengah, Alfreandra Dewangga pasti dimainkan Shin Tae-yong. Usianya yang baru 20 tahun, memiliki postur tegap, dan tidak takut berduel dengan lawan, tampaknya menjadi pertimbangan ia tidak tergantikan.

Alfreandra Dewangga juga terlihat cocok bermain dengan siapapun bek tengah yang menjadi pasangannya. Mulai Fachruddin Aryanto, Elkan Baggott, Rizky Ridho, hingga Victor Igbonefo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel