Piala AFF 2020: Duel Lini Tengah Thailand Vs Vietnam, Tak Melulu soal Meredam Chanathip Songkrasin

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta Timnas Thailand dan Timnas Vietnam akan kembali berhadapan di laga leg kedua babak semifinal Piala AFF 2020. Laga ini akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura, Minggu (26/12) malam WIB.

Vietnam mengusung misi wajib menang dengan selisih minimal tiga gol di laga ini untuk lolos ke babak final. Sebab, pada laga leg pertama lalu tim asuhan Park Hang-seo kalah 0-2 dari Thailand.

Laga leg pertama itu berjalan keras dan penuh kontroversi. Beberapa keputusan wasit di laga itu dinilai sangat merugikan pihak Vietnam.

Misalnya ketika menit ke-18 bek Thailand, Theerathon Bunmathan melakukan sikutan keras kepada winger Vietnam, Nguyen Quang Hai. Menariknya, wasit tak memberikan reaksi apa-apa di laga itu.

Beberapa kali kiper Thailand, Chatchai Budtporm melakukan pelanggaran. Entah itu memegang bola di luar area penalti maupun melanggar pemain Vietnam. Namun, lagi-lagi wasit tetap tidak memberikan reaksi.

Beragam kontroversi di leg pertama itu akan jadi salah satu bumbu menarik dalam laga leg kedua nanti. Selain itu pertarungan kedua tim di lini tengah juga dipastikan bakal berlangsung dengan sengit. Baik Vietnam maupun Timnas Thailand sama-sama memiliki gelandang tangguh.

Tak Hanya Soal Chanathip Songkrasin

Timnas Thailand merayakan gol Chanathip Songkrasin ke gawang Timnas Vietnam di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).
Timnas Thailand merayakan gol Chanathip Songkrasin ke gawang Timnas Vietnam di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Tak bisa dipungkiri, Chanathip adalah bintang utama Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Di ajang Piala AFF 2020, sosok yang akrab disapa Messi Jay itu bahkan menyandang status sebagai kapten.

Penampilan Chanathip di leg pertama lalu juga luar biasa. Ia mencetak dua gol kemenangan The War Elephant - julukan Thailand - di laga melawan Vietnam itu.

Namun, Vietnam jangan sampai terkecoh. Thailand bukan hanya soal Chanathip saja. Banyak gelandang lain yang bisa sangat membahayakan.

Dalam formasi 4-3-1-2 ala Alexandre Polking, Chanathip biasa menempati posisi nomor 10. Ia didukung tiga gelandang lain yang kuat dan sangat lincah dalam bergerak.

Sebut saja seperti Sarach Yooyen, Thanawat Suengchitthawon, dan Phittiwat Sukjitthammakul. Selain itu para supersub seperti Thitipan Puangchan atau Bodin Phala juga bisa jadi senjata Thailand di babak kedua.

Pertahankan Komposisi Pemain?

Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, kabarnya akan menggunakan delapan pemain U-23 untuk memperkuat skuad senior di Piala AFF 2020. (AFP/Vatsyayana)
Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, kabarnya akan menggunakan delapan pemain U-23 untuk memperkuat skuad senior di Piala AFF 2020. (AFP/Vatsyayana)

Pelatih Vietnam, Park Hang-seo, adalah sosok yang tergila-gila dengan formasi 3-4-3. Sejak lama, pelatih asal Korea Selatan itu menerapkan formasi itu di tim asuhannya.

Di ajang Piala AFF 2020, ada empat gelandang yang jadi andalan Park dengan formasi itu. Meeka adalah Nguyen Tuan Anh, Nguyen Phong Hong Duy, dan Vu Van Thanh.

Performa keempat pemain itu tak bisa dibilang buruk pada laga leg pertama lalu. Namun, mereka sedikit kesulitan untuk menghadapi agresivitas para pemain tengah Thailand.

Akan menarik untuk menantikan apakah di leg kedua nanti Park Hang-seo bakal tetap mempertahankan empat pemain ini. Atau mencoba beberapa pemain tengah potensial lain seperti Luong Xuan Truong atau Ho Tan Tai.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel