Piala AFF 2020: Kicauan Ketum PSSI Bikin Netizen Julid, Sindir Poster Timnas Indonesia Tanpa Shin Tae-yong

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kolom komentar Twitter resmi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mendadak gaduh. Penyebabnya sepele, perkara poster atau desain grafis bertemakan Timnas Indonesia yang akan bertanding pada leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12/2021).

Unggahan tersebut di-posting pada pukul 10.58 WIB. Mochamad Iriawan mendoakan supaya Timnas Indonesia mampu tampil sempurna agar bisa menggondol Piala AFF 2020 untuk kali pertama.

"Bukan kali pertama kita masuk final. Mari kita berdoa untuk mengetuk pintu langit, agar Allah SWT bersama perjuangan kita di atas lapangan partai final," bunyi kicauan pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

"Dengan doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat Indonesia, ini menjadi waktunya untuk kita angkat piala."

Caption tersebut sebetulnya tidak ada yang salah, bahkan condong positif dengan ajakan kepada seluruh pencinta Timnas Indonesia untuk mendoakan perjuangan anak asuh Shin Tae-yong, yang justru tidak muncul pada poster tersebut.

Ya, pada poster yang diunggah, tidak ada rupa Shin Tae-yong di antara para penggawa Timnas Indonesia. Wajah Mochamad Iriawan justru yang paling menonjol dengan warna cerah.

Tampaknya, netizen tidak begitu senang dengan cuitan Ketua Umum PSSI tersebut. Banyak dari mereka yang julid alias sinis karena seharusnya ada wajah Shin Tae-yong di antara para pemain Timnas Indonesia yang tengah berjuang di Piala AFF 2020.

Membanding-bandingkan dengan Poster Thailand

Di antara komentar netizen, banyak dari mereka yang membandingkannya dengan poster bertemakan serupa milik Thailand. Di sana tidak ada wajah ketua federasi sepak bola setempat. Yang ada hanya pemain dan pelatih.

"Thailand padahal enggak pakai foto pejabat atau siapapun kecuali pemain sama coach," bunyi kicauan @dooF_barG.

YouTuber dan content creator kenamaan Indonesia, Reza Arap pun turut mempertanyakan cuitan ini. Dengan singkat, ia menuliskan komentar, "Why".

Akan tetapi, ada yang tidak terlalu menyoalkan poster tersebut. Akun @IBeNimages misalnya, dengan sopan meminta Mochamad Iriawan agar membumi.

"Pak, usul saja. Lebih baik low profile. Kita belum juara, lho. Saya tahu Bapak ingin kasih tahu kita jasa Bapak dalam memimpin PSSI. Tapi orang Indonesia paling eneg lihat seperti ini Pak."

Lalu ada @tawakaal yang membalas, "Habis cek akun resmi Twitter dan IG PSSI, enggak ada gambar ini."

"Enggak apa-apa lah suka-suka orang mau post apa di lapaknya masing-masing. daripada si anu kemarin posting buat kepentingan personal di akun lembaga."

Rencana Masuk Ruang Ganti Pemain

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok PSSI).
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok PSSI).

Netizen tidak sepakat dengan rencana Ketua PSSI, Mochamad Iriawan di babak final Piala AFF 2020. Pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu berencana masuk ke ruang ganti Timnas Indonesia ketika melawan Thailand.

"Saya usahakan bisa turun ke tempat ganti pakaian, saya sedang izin ke AFF. Main bagus semuanya, Asnawi dan Egy Maulana Vikri luar biasa. Evan Dimas, kamu top," imbuh Iriawan.

Rencana Iriawan untuk turun ke ruang ganti Timnas Indonesia pada final leg kedua terancam melanggar regulasi Piala AFF 2020.

Regulasi Piala AFF 2020 Bagian 6 tentang Delegasi Resmi Tim poin 32.2 berisikan "Tim harus memastikan bahwa tidak ada orang yang tidak berwenang yang diizinkan masuk ke ruang ganti tim, lapangan permainan, atau area akses terkendal lainnya tanpa memiliki kartu akreditas yang diperlukan".

Iriawan sebenarnya dapat nyelenong ke ruang ganti Egy Maulana Vikri dkk. asalkan didaftarkan sebagai ofisial sejak awal turnamen seperti terlampir dalam regulasi 32.1 "Semua pemain dan ofisial yang berpartisipasi dari delegasi resmi tim akan diberikan kartu akreditasi yang disahkan oleh Sekjen AFF."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel