Piala AFF 2020: Lini Belakang Timnas Indonesia Tanpa Pratama Arhan, Shin Tae-yong Pasang 3 Bek Tengah?

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan bersua Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam. Shin Tae-yong dipastikan bakal mengutak-atik lini pertahanan karena Pratama Arhan absen.

Timnas Indonesia sebelumnya sudah tiga kali menghadapi Thailand di pertandingan final Piala AFF, yaitu pada edisi 2000, 2002, dan 2016. Semua laga final yang dimainkan berakhir dengan kekalahan Indonesia.

Laga final Piala AFF 2020 tentu menjadi momentum bagi Timnas Indonesia untuk mencetak sejarah baru. Laga itu juga sekaligus menjadi kesempatan Timnas Indonesia memutus dominasi Thailand.

Indonesia berhasil melenggang ke partai puncak Piala AFF 2020 setelah meraih kemenangan agregat 5-3 atas Singapura di National Stadium. Pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 dan leg kedua menang 4-2 atas Singapura.

Di sisi lain, Timnas Thailand berhasil mendepak sang juara bertahan, Vietnam, dengan agregat 2-0 di stadion yang sama. Pada laga pertama, Thailand menang 2-0 dan laga leg kedua berakhir imbang tanpa gol.

Momentum Terganggu

Pratama Arhan - Pelatih Shin Tae-yong telah memastikan bahwa tidak bisa menurunkan bek kiri utama, Pratama Arhan, pada leg pertama final Piala AFF 2020 kontra Thailand. (AP/Suhaimi Abdullah)
Pratama Arhan - Pelatih Shin Tae-yong telah memastikan bahwa tidak bisa menurunkan bek kiri utama, Pratama Arhan, pada leg pertama final Piala AFF 2020 kontra Thailand. (AP/Suhaimi Abdullah)

Hanya saja, momentum untuk bangkit terganggu dengan tidak adanya Pratama Arhan. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu mendapatkan akumulasi kartu kuning.

Arhan menerima dua kartu kuning ketika dua kali bertanding melawan Singapura dalam semifinal Piala AFF. Bek sayap kiri asal PSIS Semarang itu terpaksa menjalani skorsing.

"Pratama Arhan tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning," kata pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam konferensi pers virtual sebelum pertandingan, Selasa (28/12/2021).

Arhan adalah pilar penting Timnas Indonesia di lini belakang. Pemain berusia 20 tahun itu baru absen sekali di Piala AFF ketika melawan Laos pada matchday kedua Grup B karena cedera.

Beruntung, Shin Tae-yong punya dua pemain untuk menggantikan Arhan. Keduanya adalah Edo Febriansyah dan Rizky Dwi Febrianto.

Edo berpeluang besar menggantikan Arhan sebagai starter di Timnas Indonesia untuk melawan Thailand karena berposisi asli sebagai bek sayap kiri, alih-alih Rizky Dwi yang dapat bermain di dua posisi bek sayap.

Pakai Tiga Bek Tengah Lagi?

Edo Febriansyah - Tak banyak yang mengenal nama penggawa Persita ini. Maklum sang pemain baru berseragam Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. Dengan ketangguhan dan piawai membangun serangan dari belakang Edo bisa menjadi senjata rahasia skuad Garuda di ajang AFF nanti. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Edo Febriansyah - Tak banyak yang mengenal nama penggawa Persita ini. Maklum sang pemain baru berseragam Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. Dengan ketangguhan dan piawai membangun serangan dari belakang Edo bisa menjadi senjata rahasia skuad Garuda di ajang AFF nanti. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Edo Febriansyah telah dua kali bermain pada fase grup, yakni ketika menghadapi Kamboja dan Laos. Benar bahwasanya Edo punya peluang menjadi starter karena Rizky Dwi berposisi asli sebagai bek kanan.

Formasi tiga bek tengah plus dua bek sayap, di sisi lain, bukan sesuatu yang asing buat Timnas Indonesia. Shin Tae-yong pernah menerapkannya saat berjumpa Vietnam dan Singapura.

Berikut ini prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Thailand:

  • Timnas Indonesia (5-4-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Rizky Ridho, Edo Febriansyah; Egy Maulana Vikri, Rachmat Irianto, Rikcy Kambuaya, Witan Sulaeman; Ezra Walian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel