Piala AFF 2022: Disingkirkan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Tidak Punya Alasan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Singapura - Timnas Indonesia mengalahkan Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Skuat Garuda menang 4-2 lewat babak perpanjangan waktu di National Stadium, Sabtu (25/12/2021) malam WIB.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF dengan keunggulan agregat 5-3 atas Singapura. Di leg pertama semifinal, Rabu, 22 September lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Kembali bermain di stadion yang sama, Timnas Indonesia unggul terlebih dahulu pada menit ke-11 lewat Ezra Walian yang memanfaatkan umpan Witan Sulaeman. Skor 1-0.

Jelang babak pertama usai, Singapura harus bermain dengan 10 pemain setelah Safuwan Baharudin diganjar kartu kuning kedua. Tapi, justru tuan rumah bisa mencetak gol balasan di menit ke-45+4 lewat Song Ui-young.

Pada babak kedua, Singapura kembali kehilangan satu pemainnya setelah Irfan Fandi mendapat kartu merah. Bermain dengan sembilan pemain, The Lions berbalik unggul di menit ke-74 dengan tendangan bebas Shahdan Sulaiman.

Timnas Indonesia yang tertekan dapat menyamakan skor setelah Pratama Arhan memanfaatkan bola muntah di kotak penalti pada menit ke-87. Singapura sebenarnya berpeluang memenangkan laga ini, tetapi tendangan penalti Faris Ramli dengan gemilang diblok kiper Nadeo Argawinata.

Skor 2-2 membuat laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Skuat Garuda mencetak dua gol lagi lewat gol bunuh diri Shawal Anuar di menit ke-91 dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-105+2.

Penderitaan Singapura tak sampai di situ. Pada akhir babak kedua perpanjangan waktu, kiper Hassan Sunny juga diusir karena mendapat kartu merah. Skor akhir 4-2 untuk kemenangan Timnas Indonesia.

Komentar pelatih Singapura

Pemain Singapura Faris Ramli terlihat kecewa setelah pelut akhir pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 dibunyikan. Singapura kalah 2-4 dari Timnas Indonesia di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Pemain Singapura Faris Ramli terlihat kecewa setelah pelut akhir pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 dibunyikan. Singapura kalah 2-4 dari Timnas Indonesia di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Pelatih Singapura Tatsuma Yoshida mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Tapi, juru taktik asal Jepang itu mengaku bangga dengan timnya dan semangat juang yang mereka tunjukkan.

"Hasilnya adalah yang terpenting, saya tidak punya alasan, tidak ada keluhan," tuturnya setelah pertandingan seperti dikutip dari situs resmi Piala AFF 2020.

"Hari ini adalah penampilan yang bagus dan saya sangat bangga dengan semua pemain saya."

"Saya tidak punya kata-kata, tetapi saya tersentuh oleh semangat juang mereka, semangat Singapura, di mana mereka tidak menyerah. Bahkan, ketika kami akhirnya bermain hanya dengan delapan pemain dan inilah yang harus kami tunjukkan kepada penggemar dan pemain muda," pungkas Tatsuma.

Tunggu lawan

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol Egy Maulana Vikri (kedua dari kanan) setelah mencetak gol keempat ke gawang Singapura pada leg kedua Piala AFF 2020 di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah )
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol Egy Maulana Vikri (kedua dari kanan) setelah mencetak gol keempat ke gawang Singapura pada leg kedua Piala AFF 2020 di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah )

Timnas Indonesia masih menunggu lawan di final. Skuat Garuda menunggu pemenang laga Thailand melawan Vietnam yang baru dimainkan Minggu (26/12/2021). Pada semifinal leg pertama, Thailand menang 2-0.

Adapun laga final akan berlangsung dua leg, yakni 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022. Pertandingan akan di National Stadium, Singapura.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel