Piala Dunia 1990 Digasak Kamerun, Tahun Ini Dipermalukan Arab Saudi: Dulu Final, Sekarang?

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi bernasib sama dengan Diego Maradona. Timnas Argentina yang dikapteni El Diego mengalami kekalahan 0-1 menyakitkan di laga perdana penyisihan Piala Dunia 1990 Italia menghadapi Kamerun. Tahun ini Tim Tango dipermalukan Arab Saudi 1-2 pada duel pembuka Grup C di Stadion Lusain, Selasa (22/11/2022).

Pada 32 tahun lalu, walau kalah menyakitkan Argentina bisa bangkit untuk kemudan menembus final. Pada laga puncak, Maradona cs. kalah tipis 0-1 melawan Jerman lewat gol penalti, Andreas Brehme. Bagaimana dengan edisi World Cup 2022 kini?

Saat menjajal Arab Saudi, Argentina sempat unggul lewat gol penalti sang kapten, Lionel Messi. Mereka bahkan sempat mencetak tiga gol tambahan yang sayangnya dianulir VAR karena dianggap off-side.

Gol kemenangan Arab disumbang Salem Al Dawsari dan Saleh Al-Shehri.

Mereka menyajikan performa apik di awal babak kedua. Digempur bertubi-tubi oleh Argentina, kiper Arab, Mohammed Khalil Al Owais melakukan banyak penyelamatan krusial

 

Rekor Argentina Rontok

Dari 36 pertandingan tak terkalahkan sejak 2019, Argentina meraih 25 kemenangan dan 11 hasil imbang. Dari perjalanan itu, Lione Messi dkk. berhasil menyabet dua gelar juara, yaitu Copa America 2021 dan Finalissima pada Juni 2022.

Kekalahan terakhir Argentina adalah ketika menghadapi Brasil di semifinal Copa America 2019. Dalam pertandingan itu, Tim Tango menyerah 0-2 dari Selecao dan gagal mewujudkan mimpi untuk menjadi juara.

Rekor mentereng tim asuhan Lionel Sebastian Scaloni rontok di tangan Arab Saudi.

Pertandingan antara Argentina dan Arab Saudi ini akan menjadi kali ketiga pertemuan kedua tim di sepak bola internasional. Kedua tim bertemu pertama kali di Piala Konfederasi 1992, yang saat itu disebut King Fahd Cup, di mana Argentina menang 3-1 atas Arab Saudi di King Fahd II Stadium, Riyadh.

Sementara dalam pertemuan terakhirnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam laga persahabatan internasional pada November 2012.

Kesempatan Terakhir

<p>Pemain Argentina Lionel Messi berusaha melewati pemain Arab Saudi di pertandingan Grup C Piala Dunia Qatar 2022 yang berlangsung di Stadion Lusail, Doha, Selasa (22/11/2022). (AFP/Antonin Thuillier)</p>

Pemain Argentina Lionel Messi berusaha melewati pemain Arab Saudi di pertandingan Grup C Piala Dunia Qatar 2022 yang berlangsung di Stadion Lusail, Doha, Selasa (22/11/2022). (AFP/Antonin Thuillier)

Pertandingan antara Argentina dan Arab Saudi ini akan menjadi kali ketiga pertemuan kedua tim di sepak bola internasional. Kedua tim bertemu pertama kali di Piala Konfederasi 1992, yang saat itu disebut King Fahd Cup, di mana Argentina menang 3-1 atas Arab Saudi di King Fahd II Stadium, Riyadh.

Sementara dalam pertemuan terakhirnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam laga persahabatan internasional pada November 2012.

Lionel Messi pantas cemas dengan pencapaian timnya di Piala Dunia 2022. Pesta akbar tahun ini jadi kesempatan sang superstar mempersembahkan gelar tertinggi, menyamai pencapaian Maradona di edisi 1986 Meksiko.

Di usia 36 tahun, empat tahun mendatang di Amerika Serikat berat bagi pemain PSG itu kembali berlaga di event terakbar sejagat.

 

Minus Gelar Piala Dunia

<p>Ekspresi pemain Argentina Lionel Messi di pertandingan Grup C Piala Dunia Qatar 2022 melawan Arab Saudi di Stadion Lusail, Doha, Selasa (22/11/2022). (AFP/Antonin Thuillier)</p>

Ekspresi pemain Argentina Lionel Messi di pertandingan Grup C Piala Dunia Qatar 2022 melawan Arab Saudi di Stadion Lusail, Doha, Selasa (22/11/2022). (AFP/Antonin Thuillier)

Lionel Messi tercatat sudah 165 kali membela Timnas Argentina, unggul 18 caps dari Javier Mascherano yang berada di bawahnya.

Selain itu, Messi sudah mencetak 91 gol dan unggul atas Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua dengan 56 gol.

Sebagai seorang pemain, pemain binaan La Masia Barcelona itu telah memenangi berbagai gelar di level klub. Namun tidak demikian di level timnas.

Lionel Messi hanya pernah memenangi Olimpiade 2008 Beijing, plus gelar Copa tahun lalu. Ia masih kalah dibanding almarhum Diego Maradona, Si Tangan Tuhan legenda besar sepak bola Argentina.

 

Jangan Vonis Dulu

Timnas Argentina memiliki tren yang sangat bagus saat datang ke Piala Dunia 2022. Albiceleste tidak hanya sekadar tidak terkalahkan dalam 36 laga terakhir, tapi mampu mencetak clean sheet dan kemenangan telak dalam lima pertandingan terakhirnya.

Berawal dari kemenangan 3-0 atas Italia di Finalissima 2002 pada Juni lalu, kemudian Argentina berturut-turut meraih kemenangan 5-0 atas Estonia, 3-0 atas Honduras, 3-0 atas Jamaika, dan 5-0 atas Uni Emirat Arab.

Artinya dalam lima laga terakhirnya, Argentina mampu mencetak 19 gol tanpa sekalipun kebobolan. Sebuah produktivitas lini serang sekaligus soliditas pertahanan yang sangat luar biasa.

Namun, semua kehebatan itu seperti sirna saat bersua Arab Saudi.

Tapi, jangan memvonis dulu Argentina sudah habis. Mereka masih bisa lolos ke fase 16 besar jika bisa memenangi duel melawan Polandia dan Meksiko. Siapa tahu Lionel Messi bisa Deja Vu Piala Dunia 1990, bahkan di pengujung turnamen malah jadi juara.

Sumber: Berbagai sumber

Liputan Eksklusif Bola.com

Nikmati sajian liputan eksklusif Piala Dunia 2022 Bola.com langsung dari Qatar. Yuk merapat, klik tautan ini.

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2022 Qatar menayangkan seluruh pertandingan mulai penyisihan hingga final di berbagai flatform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang dunia di SCTV, Indosiar, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Detail jadwal lengkap siaran langsung dan live streaming klik tautan ini. Jangan sampai terlewat!

Jangan sampai terlewat update klasemen dan hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Info detailnya klik tautan ini.

Yuk Intip Peluang Argentina Lolos dari Fase Penyisihan