Piala Dunia 2022 : Nama Besar yang Bakal Adu Gengsi di Grup F

Bola.com, Jakarta - Grup F Piala Dunia 2022 menjadi satu di antara kelompok yang menjadi magnet publik di panggung Piala Dunia 2022. Di sini ada empat negara besar, yakni Belgia, Kanada, Maroko, dan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia.

Susah untuk memprediksi, siapa yang akan bertahan dan tersisih. Kuartet ini memiliki kans dan tak ada jaminan tim unggulan selalu menang.

Satu yang pasti, masing-masing negara punya pemain andalan berdasarkan caps yang mereka kantongi sejauh ini. Yuk, kita kepoin siapa saja mereka.

Jan Vertonghen (Belgia, 141 caps)

Bek tangguh ini merupakan bagian dari generasi emas Belgia bersama Eden Hazard, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku. Sukses Belgia merengkuh peringkat ketiga Piala Dunia 2018 lalu tak lepas dari penampilan Vertonghen di lini belakang.

Vertonghen memulai kariernya di Ajax, di mana ia memenangkan Eredivisie dua kali tetapi gagal memenangkan apa pun di Tottenham Hotspur atau Benfica. Saat ini, veteran 35 tahun itu kembali ke Belgia untuk menandatangani kontrak dengan Anderlecht.

Kata pengalaman serta jam terbang, Belgia berharap banyak kepadanya.

Atiba Hutchinson (Kanada, 97 caps)

Jabatannya keren: kapten. Hutchinson pantas mendapat kepercayaan lebih, mengingat usianya yang sudah 39 tahun. Gelandang energik ini kali pertama menemukan kesuksesan kala memperkuat FC Copenhagen antara tahun 2006 dan 2010, memenangkan beberapa gelar liga dan piala.

Dia bermain untuk PSV Eindhoven sebelum menandatangani kontrak dengan Besiktas pada 2013. Di Besiktas, Hutchinson terus memenangkan trofi. Hutchinson cedera awal tahun ini tetapi ada optimisme bahwa dia akan fit untuk melakukan perjalanan ke Qatar.

Romain Saïss (Maroko, 65 caps)

Saïss adalah pemain Maroko yang paling aktif dengan caps terbanyak. Kepemimpinannya sebagai kapten diharapkan bisa membawa Maroko keluar dari fase grup dengan hasil memuaskan.

Selain dia, Maroko juga memiliki pemain berbakat seperti Hakim Ziyech, Achraf Hakimi, dan Younés Belhanda. Saïss bukan cuma jago sebagai bek tengah, tetapi juga mumpuni bermain sebagai bek sayap.

Saïss menghabiskan enam tahun di Wolverhampton Wanderers dari 2016 hingga 2022. Ia menandatangani kontrak dengan Besiktas awal tahun ini.

Luka Modric (Kroasia, 154 caps)

Modric nyaris membawa Kroasia ke singgasana Piala Dunia 2018 sebelum akhirnya dikalahkan Prancis di partai final. Di Qatar nanti, sang kapten yang sudah sepuh itu kembali memimpin rekan-rekannya untuk berjuang menggapai hasil yang lebih baik.

Pilar Real Madrid berusia 37 tahun tersebut akan bahu membahu dengan bintang Kroasia lainnya. Modric berharap kali ini ia dan teman-temannya bisa menorehkan sejarah di kenduri terseksi besutan FIFA.