Piala Menpora 2021: Masih Jadi Pekerjaan Rumah Madura United, Peluang dan Penguasaan Bola Tinggi tapi Gagal Menang

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Madura United sudah melakoni tiga pertandingan di Grup C Piala Menpora 2021. Tapi, hasilnya kurang memuaskan dengan hanya mendapat empat poin. Mereka membukukan masing-masing sekali menang, seri, dan kalah.

Hasil itu bertolak belakang dengan catatan statistik yang dibukukan oleh Madura United dalam tiga pertandingan tersebut. Tim berjulukan Laskar Sape Kerap selalu berhasil mendominasi penguasaan bola dari catatan yang dilansir oleh ligaindonesiabaru.com.

Di laga pertama, Madura United menorehkan 68 persen penguasaan bola melawan PSS Sleman dan menang 2-1 (23/3/2021). Angka itu meningkat menjadi 72 persen, meski akhirnya kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya (28/3/2021).

Madura United semakin tampil mendominasi dengan membukukan 74 persen ball possession melawan Persela Lamongan, Kamis (1/4/2021) kemarin. Tapi, hasil imbang 1-1 tidak dapat dihindarkan.

"Kami menguasai bola karena lawan hilang bola di setengah lapangan. Sekarang bagaimana kami memecahkan persoalan ini. Saya rasa itu yang harus saya pikirkan,” kata Rahmad Darmawan, pelatih Madura United.

Tak hanya unggul penguasaan bola, tim asal Pulau Garam itu juga banyak mencatatkan peluang tembakan ke arah gawang lawan. Total, sebanyak 42 tembakan telah mereka lepaskan dengan 17 di antaranya tepat sasaran. Tapi, hanya empat saja yang berbuah gol.

Masalah yang dihadapi oleh Madura United sebenarnya telah menjadi PR sejak pertandingan kedua melawan Persebaya. Sayang, Rahmad Darmawan masih belum menemukan solusi permasalahan ini agar timnya menang.

Lawan Disiplin

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, saat melawan Persebaya Surabaya pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, saat melawan Persebaya Surabaya pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Madura United kerap menghadapi lawan yang tampil sangat disiplin menjaga pertahanan. Situasi itu menyulitkan mereka menjebol gawang lawan. Gambaran ini sudah terjadi saat bermain imbang melawan Persela.

"Saya rasa kalau melihat statistik, kami mendominasi peluang. Saya masih ingat, melawan Sleman dua kali berhadapan dengan kiper tidak masuk. Kemudian melawan Persebaya juga, melawan Persela juga sama,” ucap pelatih yang akrab disapa RD itu.

"Kekurangan dalam ketenangan melakukan penyelesaian akhir menjadi problem kami. Kami ingatkan kepada pemain untuk lebih tenang, terutama belakang dan tengah. Tapi, saya lihat pemain masih belum optimal dalam melakukan beberapa variasi serangan,” imbuhnya.

Dengan hanya mengoleksi empat poin, Madura United belum mengunci tiket ke perempat final Piala Menpora 2021. Mereka harus menang melawan Persik Kediri, Sabtu (3/4/2021) untuk tembus babak berikutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami: